HOME  ⁄  Nasional

Baznas Harapkan Lulusan Beasiswa Rusia Perkuat SDM dan Diplomasi Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Baznas Harapkan Lulusan Beasiswa Rusia Perkuat SDM dan Diplomasi Indonesia
Foto: (Sumber :Tangkapan layar - Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow Prof Khoirul Rosyadi bersama para penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB). ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berharap para lulusan Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Rusia terus berkontribusi bagi bangsa sekaligus memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia di berbagai bidang.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengapresiasi keberhasilan mahasiswa penerima beasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi di lingkungan akademik internasional.

Idy mengungkapkan, "Alhamdulillah, kami bersyukur atas kelulusan mahasiswa penerima beasiswa Baznas. Ini menjadi capaian yang membanggakan, tidak hanya bagi Baznas, tetapi juga para muzaki yang telah mengamanahkan zakatnya."

Beasiswa Dinilai Tingkatkan Kualitas SDM

Idy mengatakan keberhasilan para mahasiswa menjadi bukti bahwa zakat dapat berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan yang berkelanjutan.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan dan menciptakan generasi unggul.

Ia mengatakan, "Para penerima beasiswa ini adalah bagian dari ikhtiar Baznas dalam menghadirkan generasi unggul. Ketika anak-anak bangsa mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan terbaik, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh keluarga, masyarakat, dan negara."

Baznas juga mengapresiasi dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow yang mendampingi mahasiswa Indonesia selama menempuh pendidikan di Rusia.

Lulusan Diharapkan Jadi Aset Diplomasi Indonesia

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow Khoirul Rosyadi menilai kelulusan para penerima beasiswa merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdikan ilmu kepada bangsa.

Khoirul Rosyadi mengungkapkan, "Beasiswa yang ananda terima hari ini adalah amanah dari para muzaki melalui Baznas. Ini adalah titipan umat. Untuk itu setelah lulus, ananda memiliki tanggung jawab moral untuk mengamalkan ilmu demi kemajuan bangsa dan negara."

Ia menjelaskan mahasiswa Indonesia di Rusia memiliki posisi strategis sebagai bagian dari people-to-people diplomacy antara Indonesia dan Rusia.

Khoirul Rosyadi mengatakan, "Pengalaman belajar di Rusia menjadi modal penting untuk membawa perspektif global, sekaligus tetap berakar pada kebutuhan bangsa. Jadilah generasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat."

Penulis :
Aditya Yohan