HOME  ⁄  Nasional

BPBD Kalimantan Selatan Membangun Lima Pos Karhutla di Sekitar Bandara Syamsudin Noor

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPBD Kalimantan Selatan Membangun Lima Pos Karhutla di Sekitar Bandara Syamsudin Noor
Foto: (Sumber :BPBD Kalsel bangun lima pos Karhutla di kawasan bandara internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabi (22/7/2026). ANTARA/HO-Medcen Kalsel/aa..)

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan membangun lima pos penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan prioritas sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor untuk mengantisipasi gangguan terhadap aktivitas penerbangan.

Lima Pos Disiagakan di Ring Satu Bandara

Kepala BPBD Kalimantan Selatan Ronny Eka Saputra mengatakan pihaknya menyiapkan 14 pos lapangan yang tersebar di berbagai wilayah untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan.

"Kawasan sekitar bandara menjadi prioritas utama dalam penanganan karhutla. Prioritas kedua meliputi wilayah utara Kalsel yang mencakup Kabupaten Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara hingga Tabalong," ungkap Ronny.

Lima pos di kawasan ring satu bandara ditempatkan di Guntung Damar, Pengayuan, Bati-Bati, kawasan Jalan Gubernur Sarkawi, serta Alalak di Kabupaten Barito Kuala.

“Untuk ring satu kami menyiapkan lima pos lapangan, yaitu di Guntung Damar, Pengayuan, Bati-Bati, kawasan Jalan Gubernur Sarkawi, serta di Alalak, Barito Kuala, tepatnya di sekitar Kampus UMB. Sementara sembilan pos lainnya tersebar di kabupaten dan kota di provinsi ini,” ujarnya.

Respons Cepat Cegah Karhutla Meluas

Ronny mengatakan keberadaan pos lapangan diharapkan mampu mempercepat respons tim saat menerima laporan kebakaran sehingga api dapat segera dikendalikan sebelum meluas.

“Harapannya dengan adanya pos lapangan ini, respons tim dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan bisa lebih cepat, sehingga kebakaran tidak menyebar dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” katanya.

Pengoperasian pos lapangan melibatkan unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, Dinas Sosial, BPBD provinsi, BPBD kabupaten dan kota, Masyarakat Peduli Api, serta relawan.

BPBD Kalimantan Selatan optimistis dukungan pos lapangan dan kolaborasi lintas instansi dapat mempercepat penanganan karhutla serta meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat, lingkungan, dan aktivitas transportasi udara.

Penulis :
Ahmad Yusuf