HOME  ⁄  Nasional

Presiden Prabowo Minta Perwira Baru TNI dan Polri Jaga Kejujuran, Keberanian, serta Keadilan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Presiden Prabowo Minta Perwira Baru TNI dan Polri Jaga Kejujuran, Keberanian, serta Keadilan
Foto: (Sumber :Presiden Prabowo Subianto (delapan kanan) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (delapan kiri) dan sejumlah pejabat tinggi berfoto bersama Perwira remaja dari TNI Matra Laut usai Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/bar..)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto meminta para perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik menjadi aparat yang jujur, berani, dan adil dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara saat Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Presiden Tekankan Pengabdian untuk Rakyat

Prabowo mengungkapkan, "Rakyat tidak menuntut saudara sempurna. Rakyat menuntut saudara jujur, saudara berani, saudara adil."

Presiden mengatakan rakyat menginginkan TNI dan Polri selalu hadir ketika dibutuhkan sehingga para perwira harus menjadi pelindung, pengayom, dan pembela masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh pendidikan, seragam, kebutuhan hidup, hingga gaji para perwira berasal dari uang rakyat sehingga pengabdian harus ditujukan sepenuhnya kepada masyarakat.

Prabowo menegaskan, "Ingatlah selalu saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat. Gajimu dari rakyat. Mengabdi selalu untuk rakyat."

Presiden juga mengingatkan seorang perwira akan kehilangan kehormatannya apabila mengkhianati rakyat dengan menyalahgunakan jabatan, melakukan korupsi, penyelundupan, terlibat narkoba, perjudian, maupun pelanggaran hukum lainnya.

Integritas dan Profesionalisme Jadi Pesan Utama

Prabowo menegaskan integritas merupakan kehormatan seorang perwira dan mengingatkan agar tidak terjebak pada loyalitas korps yang sempit.

Ia mengatakan, "TNI dan Polri harus kuat. TNI dan Polri harus profesional. TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia."

Presiden menambahkan jabatan hanya bersifat sementara, sedangkan pengabdian kepada bangsa dan negara akan dikenang sepanjang sejarah.

Prabowo mengungkapkan, "Ingat jabatan hanya titipan, akan berlalu. Yang dikenang sejarah adalah pengabdianmu kepada bangsa dan negara."

Dalam upacara tersebut, Presiden melantik 1.177 taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi perwira remaja yang terdiri atas 512 perwira TNI Angkatan Darat, 229 perwira TNI Angkatan Laut, 154 perwira TNI Angkatan Udara, dan 282 perwira Polri.

Presiden juga menyematkan tanda pangkat kepada empat peraih Adhi Makayasa, yakni Calvin Tidar Sakti dari Akademi Militer, Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Akademi Angkatan Laut, Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman dari Akademi Angkatan Udara, dan Harindra Arsandho Tegarbaja dari Akademi Kepolisian.

Penulis :
Ahmad Yusuf