
Pantau - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan pembangunan cerobong pembuangan gas metana di seluruh landfill sebagai langkah mengurangi risiko kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akibat akumulasi gas di bawah permukaan.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan pembangunan cerobong dilakukan sebagai tindak lanjut antisipasi kebakaran di TPA Cipeucang sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Ia mengatakan, "Saya sudah mintakan untuk dibuatkan cerobong dari bawah untuk membuang gas metana, sehingga walaupun ada percikan, tidak menyebabkan penyebaran api yang besar."
PSEL dan Pemantauan Musim Kemarau
Benyamin mengatakan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) saat ini memasuki tahap pengadaan lahan seluas sekitar 2,4 hektare.
Menurutnya, proyek tersebut telah memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat setelah penetapan lokasi diterbitkan oleh KLH.
Pemkot Tangerang Selatan juga meningkatkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan musim kemarau.
Koordinasi turut dilakukan dengan pengelola Bendungan Katulampa di Bogor guna memantau debit Sungai Cisadane yang berpengaruh terhadap ketersediaan air di wilayah Tangerang Selatan.
Distribusi Air Bersih dan Solusi Jangka Menengah
Benyamin mengatakan sebanyak 147 kepala keluarga di enam RT di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, terdampak kekeringan akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.
Sebagai langkah penanganan, Pemkot Tangerang Selatan telah mendistribusikan sekitar 50.000 liter air bersih kepada warga terdampak.
Pemerintah juga menyiapkan pembangunan sumur air dalam yang dilengkapi toren berkapasitas besar sebagai solusi jangka menengah, seperti yang telah diterapkan di kawasan Perumahan Pesona Serpong.
Ia mengatakan, "Kami sudah distribusikan kurang lebih 50.000 liter air bersih sampai kemarin (Selasa 21/7). Solusi jangka menengahnya, kami akan membangun sumur air dalam dengan toren yang besar seperti yang kita bangun di Perumahan Pesona Serpong."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





