HOME  ⁄  Nasional

Satgas PRR Sebut TNI Bangun Jembatan Gantung untuk Pulihkan Akses Warga di Aceh Tengah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Satgas PRR Sebut TNI Bangun Jembatan Gantung untuk Pulihkan Akses Warga di Aceh Tengah
Foto: Sejumlah prajurit TNI tengah membangun jembatan gantung di Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Sabtu (25/7/2026).

Pantau - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menyatakan prajurit TNI tengah membangun jembatan gantung di Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, guna memulihkan akses masyarakat pascabencana.

TNI Bangun Jembatan Perintis Garuda

Kepala Posko Wilayah PRR Satgas PRR Safrizal mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, kementerian dan lembaga, elemen sipil, serta donatur swasta dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.

Ia mengatakan, “TNI, Polri, kementerian/lembaga, elemen sipil, donatur swasta, semuanya telah, sedang, dan terus bekerja sama memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran untuk percepatan pemulihan di Aceh. Saya memberikan apresiasi kepada semuanya, termasuk teman-teman yang sedang membangun jembatan perintis Garuda di Linge.”

Safrizal mengatakan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang sedang dibangun diperkirakan segera rampung sehingga dapat menghubungkan Kampung Reje Payung dengan Kampung Jamat di Kecamatan Linge.

Ia menambahkan, “Mari kita berdoa kepada Allah supaya mempermudah segala urusan.”

Jembatan Ditargetkan Rampung dalam Waktu Dekat

Jembatan yang dibangun sejak 6 April 2026 itu memiliki panjang 110 meter, lebar 1,2 meter, dan dirancang mampu menampung beban maksimal satu ton.

Pembangunan jembatan melibatkan tiga personel Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka, seorang personel asistensi dari Zeni Kodam Iskandar Muda, serta tiga warga setempat.

Hingga 25 Juli 2026, proses pembangunan telah memasuki tahap pemasangan papan lantai dan pengencangan tiang hanger.

Keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan kembali menghubungkan akses siswa SDN 10 Linge yang selama ini terbagi antara sekolah induk dan tenda darurat di seberang sungai.

Penulis :
Gerry Eka