
Pantau - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri memperkuat birokrasi berbasis ilmu pemerintahan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Lulusan IPDN Diminta Terapkan Ilmu Pemerintahan
Tito Karnavian menyampaikan hal tersebut dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda IPDN Tahun Akademik 2025/2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu.
Ia mengatakan, "Tentu ini juga membahagiakan bagi negara, kenapa? Karena telah lahir para pemikir-pemikir di bidang ilmu pemerintahan dengan berbagai jenjang tingkatan S1, S2, dan S3."
Sebanyak 1.404 mahasiswa diwisuda yang terdiri atas 45 lulusan Program Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, 1.204 Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, dan 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.
Tito menegaskan profesi di bidang pemerintahan harus didasarkan pada ilmu pengetahuan, pendidikan yang memadai, kode etik, serta orientasi pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengatakan, "Tapi saya harus ingatkan, terutama untuk teman-teman yang S2, S3. Beda S1, S2, S3 adalah kemampuan mindset, merubah cara berpikir, cara berpikir ilmiah yang lebih kompleks."
Wisuda Jadi Awal Pengabdian ASN
Mendagri mengingatkan para lulusan bahwa wisuda bukan akhir proses belajar, melainkan awal pengabdian sebagai aparatur sipil negara yang bertugas melayani masyarakat.
Ia mengatakan, "Dengan menjadi sarjana dan Insyaallah enggak lama lagi juga dilantik [menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil]. Maka adik-adik akan memulai hidup yang baru, hidup di birokrasi pemerintahan."
Tito berharap seluruh lulusan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat birokrasi sekaligus menjaga integritas selama menjalankan tugas.
Ia mengatakan, "Kita harapkan juga 1.204 yang lulus ini juga nanti mengakhiri semua kariernya dalam keadaan yang baik dan nama yang baik. Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan kepada kita semua. Kepada para wisudawan, selamat telah wisuda hari ini. Selamat menjadi seorang ilmuwan."
- Penulis :
- Gerry Eka





