
Pantau - Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara menuntaskan pelatihan antiteror di lingkungan bandara guna meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi ancaman terorisme dan pembajakan pesawat.
Latihan Digelar Bersama Mitra dari Inggris
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pelatihan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan penyedia jasa pelatihan pertahanan asal Inggris, Sovereign Tactical Training (UK).
Pelatihan berlangsung di Wing Pendidikan 800 Pasgat, Bandung, Jawa Barat, pada 29 Juni hingga 24 Juli 2026.
I Nyoman mengungkapkan, "Materi yang diberikan meliputi langkah-langkah pencegahan, penanganan, hingga respons terhadap situasi krisis di lingkungan penerbangan."
Peserta memperoleh materi teori dan praktik mengenai pengamanan kawasan bandara, mulai dari upaya pencegahan hingga penanganan situasi krisis.
Simulasi Tingkatkan Kemampuan Antiteror
Selain menerima pembekalan materi, personel Korpasgat juga mengikuti berbagai simulasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman terorisme dan pembajakan pesawat.
TNI AU tidak merinci materi simulasi yang diberikan selama pelatihan tersebut.
I Nyoman menyatakan seluruh rangkaian pelatihan berlangsung aman dan lancar sesuai standar keamanan yang berlaku.
Ia mengungkapkan, "Melalui pelatihan ini, diharapkan terwujud prajurit TNI Angkatan Udara yang profesional dan adaptif dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, sehingga mampu mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara secara optimal."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





