HOME  ⁄  Nasional

Wakil Ketua DPR RI Mengimbau Masyarakat Tidak Main Hakim Sendiri dalam Kasus Dugaan Pencurian Ayam di Bali

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wakil Ketua DPR RI Mengimbau Masyarakat Tidak Main Hakim Sendiri dalam Kasus Dugaan Pencurian Ayam di Bali
Foto: (Sumber :Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati. (Foto: azka/rdn).)

Pantau - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi main hakim sendiri menyusul kasus dugaan pencurian ayam yang berujung tewasnya seorang pria di Bali serta meminta seluruh proses penanganan perkara diserahkan kepada aparat penegak hukum.

DPR Minta Penegakan Hukum Dikedepankan

Sari Yuliati menegaskan setiap dugaan tindak pidana harus diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku dan tidak diselesaikan melalui tindakan kekerasan oleh masyarakat.

Ia mengungkapkan, “Indonesia adalah negara hukum. Karena itu, setiap warga negara harus menghormati proses hukum yang berlaku. Jangan pernah mengambil tindakan menghakimi sendiri. Apabila menemukan dugaan tindak pidana, segera laporkan kepada kepolisian atau aparat yang berwenang agar diproses sesuai ketentuan hukum.”

Sari menilai tindakan massa yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang merupakan peristiwa yang memprihatinkan dan menjadi pengingat bahwa rasa keadilan harus diwujudkan melalui penegakan hukum yang adil dan profesional.

Ia juga meminta Kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut secara objektif dan transparan, termasuk menindak setiap pihak yang terbukti melakukan kekerasan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

DPR Dorong Penguatan Edukasi Hukum

Sari mendorong Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia memperkuat edukasi hukum kepada masyarakat secara luas dan berkelanjutan.

Ia mengatakan, “Literasi hukum masyarakat harus terus ditingkatkan. Edukasi mengenai bahaya tindakan main hakim sendiri perlu dilakukan secara luas melalui sekolah, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga media massa. Masyarakat harus memahami bahwa tindakan menghakimi sendiri dapat berakibat fatal, baik bagi korban maupun bagi pelakunya yang juga dapat dimintai pertanggungjawaban pidana.”

Sari berharap peristiwa tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Ia mengungkapkan, “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, menahan diri dari tindakan emosional, serta memercayakan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum. Menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama, tetapi penegakan hukum harus tetap berada di tangan institusi yang diberi kewenangan oleh negara.”

Penulis :
Ahmad Yusuf