HOME  ⁄  Nasional

BNPB Memastikan Karhutla dan Angin Kencang di Situbondo Berhasil Diatasi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Memastikan Karhutla dan Angin Kencang di Situbondo Berhasil Diatasi
Foto: (Sumber :Petugas dari Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Sungai Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Minggu (26/7/2026). Kebakaran lahan yang terjadi sejak siang hari tersebut tersebut berhasil dipadamkan oleh Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin dan dibantu oleh H.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kebakaran hutan dan lahan serta bencana angin kencang di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, telah berhasil ditangani sehingga dampaknya dapat diminimalkan.

Karhutla Berhasil Dipadamkan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan penanganan cepat oleh tim gabungan di lapangan berhasil mengatasi dua kejadian bencana tersebut.

Ia mengungkapkan, "Kebakaran lahan dan dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang di Situbondo sudah ditangani secara sigap oleh tim BPBD bersama instansi terkait."

Abdul menjelaskan kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Balung, Kecamatan Kendit, Situbondo, pada Jumat (24/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi titik api menghanguskan lahan seluas dua hektare yang berada di kawasan hutan milik Perum Perhutani.

Ia mengatakan, "BPBD Kabupaten Situbondo bersama tim gabungan yang terdiri atas petugas Damkar, relawan, dan warga lokal berhasil memadamkan kobaran api secara total pada Sabtu (25/7) siang pukul 14.00 WIB."

Enam Rumah Terdampak Angin Kencang

Abdul mengatakan angin kencang juga menerjang permukiman di Desa Tanjung Pecinaan, Kabupaten Situbondo, pada Jumat (24/7) sekitar pukul 12.00 WIB.

Bencana tersebut berdampak kepada enam kepala keluarga dan menyebabkan enam unit rumah mengalami kerusakan ringan.

Ia mengungkapkan, "Kondisi terkini yang dilaporkan pada hari Sabtu (25/7) kerusakan pada rumah warga masih dalam proses penanganan."

BNPB menyatakan pemerintah daerah masih melanjutkan proses perbaikan rumah warga yang terdampak angin kencang.

Penulis :
Aditya Yohan