
Pantau - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro meminta pengganti Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memiliki kredibilitas untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memperkuat kebijakan moneter guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Fauzi menegaskan gubernur BI yang akan terpilih juga harus mampu menjaga independensi bank sentral serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan otoritas sektor keuangan.
DPR Siapkan Uji Kelayakan Calon Gubernur BI
"Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bapak Perry Warjiyo atas pengabdian dan kontribusinya selama memimpin Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan," kata Fauzi di Jakarta, Senin.
Fauzi mengatakan Komisi XI DPR menghormati keputusan Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya.
Ia menegaskan proses penggantian Gubernur BI harus mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.
Komisi XI DPR, lanjut Fauzi, akan menjalankan fungsi konstitusional dengan menggelar fit and proper test terhadap calon gubernur BI yang diajukan Presiden.
Fauzi memastikan proses uji kelayakan dan kepatutan akan dilaksanakan secara objektif, profesional, serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.
Presiden Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo pada Minggu, 26 Juli 2026.
Prasetyo mengatakan Presiden akan menindaklanjuti pengunduran diri tersebut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.
Ia juga menyampaikan Presiden memberikan apresiasi atas pengabdian Perry Warjiyo selama tujuh tahun memimpin Bank Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



