
Pantau - SMAN 1 Tanjung Selor, Kalimantan Utara, berhasil menjadi juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Utara setelah meraih 130 poin pada babak final yang digelar Sabtu, 25 Juli 2026, sekaligus memastikan diri menjadi wakil provinsi pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional di Jakarta pada Agustus 2026.
SMAN 1 Nunukan menempati posisi kedua dengan perolehan 125 poin.
SMAN 8 Malinau berada di posisi ketiga setelah mengumpulkan 80 poin.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil persiapan yang dilakukan secara serius oleh seluruh tim dengan dukungan dari pihak sekolah, orang tua siswa, alumni peserta LCC, serta para siswa peserta LCC.
Dukungan Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci Persiapan
Guru Pendamping SMAN 1 Tanjung Selor, Zubair, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan menghadapi kompetisi.
Ia mengungkapkan, "Terima kasih kepada pihak sekolah dan orang tua murid. Mereka telah membantu sehingga kami bisa mencapai prestasi sejauh ini. Orang tua merelakan anak-anaknya datang ke sekolah untuk berlatih, termasuk pada hari libur. Mereka mengantar atau memberikan uang saku kepada anak-anaknya untuk pergi ke sekolah dan berlatih. Sementara itu, pihak sekolah menyediakan fasilitas sehingga kami bisa berlatih dan mengikuti lomba dengan penuh semangat."
Dukungan orang tua diberikan dengan mengizinkan anak mengikuti latihan, termasuk pada hari libur, mengantar ke sekolah, serta memberikan uang saku selama menjalani persiapan.
Sekolah turut memberikan dukungan melalui penyediaan fasilitas latihan dan dukungan penuh agar tim dapat mengikuti perlombaan dengan semangat.
Zubair berharap para siswa terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Grand Final tingkat nasional.
Pengalaman mengikuti kompetisi tingkat nasional pada tahun sebelumnya akan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai kekurangan.
Ia mengungkapkan, "Kami akan memaksimalkan grup WhatsApp (WAG) alumni peserta LCC Empat Pilar MPR RI SMAN 1 Tanjung Selor agar mereka mau membimbing adik-adiknya dengan lebih baik lagi, sembari kami terus berlatih."
Tim pelatih juga akan memanfaatkan grup WhatsApp alumni peserta LCC Empat Pilar MPR RI SMAN 1 Tanjung Selor sebagai wadah pembinaan untuk memperkuat kesiapan menghadapi kompetisi nasional.
MPR RI Tekankan LCC Bukan Sekadar Ajang Mencari Juara
Pada pembukaan LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Utara, sambutan disampaikan oleh Inspektur Sekretariat Jenderal MPR RI, Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E.
Anies menegaskan bahwa LCC Empat Pilar MPR RI bukan hanya ajang mencari juara.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendorong siswa berpikir kritis, bekerja sama, memiliki karakter yang kuat, wawasan kebangsaan, dan menjadi calon pemimpin masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
Ia mengatakan, "Tahun ini, pelaksanaan lomba di tingkat provinsi dilakukan secara bertahap di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Kalimantan Utara memiliki makna yang istimewa karena merupakan provinsi ke-34 dalam urutan pelaksanaan perlombaan LCC tingkat provinsi di Indonesia. Dengan demikian, setelah Kalimantan Utara selesai melaksanakan kegiatan ini, tinggal empat provinsi lagi yang akan menyelesaikan rangkaian seleksi tingkat provinsi sebelum seluruh wakil terbaik bertemu pada Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat nasional di Jakarta pada Agustus 2026."
Anies menjelaskan pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Utara semula dijadwalkan pada 16 Mei 2026.
Jadwal tersebut kemudian disesuaikan setelah Sekretariat Jenderal MPR RI melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan di sejumlah provinsi.
Penyempurnaan dilakukan pada sistem perlombaan, teknis pelaksanaan lomba, standar penjurian, serta penguatan akuntabilitas penyelenggaraan.
Ia mengungkapkan, "Oleh karena itu, jadwal pelaksanaan LCC Empat Pilar di Kalimantan Utara disesuaikan agar seluruh proses dapat berlangsung dengan kualitas yang semakin baik, transparan, profesional, dan memenuhi prinsip keadilan bagi seluruh peserta."
Sebanyak 40 sekolah mengikuti babak penyisihan LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Utara.
Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kompetisi berlangsung.
Hanya sembilan sekolah terbaik yang berhak melaju ke babak berikutnya.
Seluruh peserta bertanding secara objektif, jujur, dan adil dengan pengawasan dewan juri dari kalangan akademisi.
Anies berharap pelaksanaan lomba berjalan secara objektif, profesional, dan akuntabel.
Ia mengatakan, “Harapannya, lomba berlangsung secara objektif, profesional, dan akuntabel. Hasil lomba berada di tangan kalian semua sebagai putra-putri terbaik Provinsi Kalimantan Utara. Selamat berkompetisi, jaga persaudaraan, dan junjung tinggi nilai-nilai sportivitas.”
- Penulis :
- Arian Mesa



