HOME  ⁄  Nasional

Personel TNI AU Mengikuti Pelatihan Penjinakan Bom di Guam untuk Perkuat Kemampuan Penanganan Bahan Peledak

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Personel TNI AU Mengikuti Pelatihan Penjinakan Bom di Guam untuk Perkuat Kemampuan Penanganan Bahan Peledak
Foto: Personel TNI AU menjalani pelatihan menjinakkan bom di Andersen Air Force Base, Guam, Amerika Serikat, Jumat 24/7/2026 (sumber: Humas TNI AU)

Pantau - Tujuh personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengikuti pelatihan penjinakan bom yang diselenggarakan oleh US Pacific Air Forces (US PACAF) di Andersen Air Force Base, Guam, Amerika Serikat, pada 20 Juli 2026 hingga 24 Juli 2026, sebagai upaya meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai ancaman bahan peledak.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta pada Selasa, 28 Juli 2026.

Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Penanganan Bom

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan personel dalam menangani berbagai jenis bahan peledak saat terjadi aksi teror.

Ia mengungkapkan, "Selama berada di sana mereka mengikuti pelatihan Materi yang diberikan meliputi Unexploded Ordnance (UXO), Improvised Explosive Device (IED), serta downed Unmanned Aircraft System (UAS)/drone, guna memperkuat kemampuan personel."

Materi Unexploded Ordnance (UXO) mencakup tata cara menjinakkan munisi atau bom aktif yang gagal meledak.

Materi Improvised Explosive Device (IED) mencakup tata cara menangani atau menjinakkan bom rakitan yang tidak dibuat berdasarkan standar militer.

Materi downed Unmanned Aircraft System (UAS)/drone mencakup tata cara mengatasi pesawat tanpa awak atau drone yang menyerang dengan membawa bom.

Pelatihan Berjalan Aman dan Lancar

Para personel mempelajari seluruh materi melalui pembelajaran teori hingga praktik di lapangan selama empat hari pelatihan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan aman berkat penerapan seluruh prosedur keamanan yang telah ditetapkan.

I Nyoman berharap kemampuan personel TNI AU di bidang penanganan bom semakin meningkat setelah mengikuti pelatihan tersebut.

Penulis :
Arian Mesa