HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Kota Batam Siapkan Rp50 Miliar untuk Bangun Taman Budaya Nyat Kadir sebagai Destinasi Wisata Baru

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemerintah Kota Batam Siapkan Rp50 Miliar untuk Bangun Taman Budaya Nyat Kadir sebagai Destinasi Wisata Baru
Foto: Illustrasi - Pertunjukan tarian Melayu di Kenduri Seni Melayu Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Juli 2026 (sumber: ANTARA/Amandine Nadja)

Pantau - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, mengalokasikan anggaran sekitar Rp50 miliar untuk membangun Taman Budaya Nyat Kadir yang diproyeksikan menjadi obyek wisata budaya baru sekaligus ruang berkarya bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif, sementara proses pembangunan saat ini masih berada pada tahap perencanaan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata mengatakan tahap perencanaan dikoordinasikan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam.

Ia mengungkapkan, "Saat ini masih tahap perencanaan. Konsultan sedang melakukan kajian teknis dan menyusun DED (Detail Engineering Design) agar pembangunan benar-benar matang sebelum memasuki tahap fisik."

Konsultan perencana telah ditetapkan melalui proses lelang dan saat ini melakukan kajian teknis terhadap Gedung Beringin yang menjadi lokasi pembangunan.

Kajian tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan, memeriksa struktur konstruksi, serta mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kawasan agar pembangunan dapat dilaksanakan secara optimal.

Ardiwinata mengatakan, "Penyusunan DED ditargetkan rampung pada akhir 2026 dan setelah itu akan mulai pembangunan."

Taman Budaya Diproyeksikan Jadi Pusat Seni dan Edukasi

Taman Budaya Nyat Kadir diproyeksikan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya, etalase kebudayaan Kota Batam, ruang kreativitas bagi pelaku seni, serta kawasan edukasi bagi masyarakat.

Kawasan tersebut akan menyediakan ruang pertunjukan seni dan diharapkan menjadi tolok ukur pembangunan kebudayaan di daerah.

Ardiwinata mengatakan, "Taman Budaya Nyat Kadir bukan hanya menjadi tempat pertunjukan seni, tetapi juga ruang kolaborasi, pembinaan generasi muda, pelestarian budaya Melayu, serta rumah bersama bagi seluruh paguyuban budaya yang hidup dan berkembang di Kota Batam."

Dukung Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Pengelolaan taman budaya akan mendukung sektor pariwisata melalui penyelenggaraan pertunjukan seni secara rutin dengan menggandeng pelaku industri pariwisata dan agen perjalanan.

Taman Budaya Nyat Kadir akan dijadikan salah satu destinasi wajib dalam paket wisata Batam.

Ardiwinata mengatakan, "Di Kota Batam, kami belum memiliki tempat pertunjukan seni yang permanen dan diselenggarakan secara reguler. Nantinya di sini akan ada panggung indoor maupun outdoor yang bisa dimanfaatkan untuk pertunjukan seni dan menjadi atraksi wisata."

Taman budaya akan dilengkapi panggung indoor dan outdoor yang dimanfaatkan untuk pertunjukan seni secara rutin sehingga menjadi atraksi wisata baru di Batam.

Kawasan tersebut juga akan dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi kreatif, mulai dari seni rupa, kriya, fesyen, hingga komunitas film sebagai ruang pameran dan berbagai kegiatan kreatif.

Ardiwinata mengatakan, "Ekonomi kreatif dan kebudayaan saling berkaitan. Karena itu, taman budaya ini juga akan menjadi ruang bagi berbagai subsektor ekonomi kreatif untuk berkembang."

Nama Nyat Kadir dipilih oleh Wali Kota Batam sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Nyat Kadir yang dikenal sebagai tokoh Melayu dan pernah menjabat sebagai Wali Kota Batam periode 2001–2005.

Penulis :
Arian Mesa