HOME  ⁄  Nasional

Klaim Prabowo Akan Alihkan IKN Menjadi Markas Besar TNI Dipastikan Hoaks

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Klaim Prabowo Akan Alihkan IKN Menjadi Markas Besar TNI Dipastikan Hoaks
Foto: (Sumber :Arsip - Istana Garuda di IKN di kala senaj (ANTARA/ M Ghofar).)

Pantau - Klaim yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menolak pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dan akan mengalihkan kawasan tersebut menjadi markas besar TNI dipastikan tidak benar karena tidak didukung pernyataan resmi maupun kebijakan pemerintah.

Unggahan Facebook Sebarkan Klaim Tidak Berdasar

Sebuah unggahan di Facebook menampilkan infografis yang menyebut Prabowo menolak pemindahan ibu kota negara ke IKN dan meminta Panglima TNI mengambil alih kawasan tersebut untuk dijadikan markas besar TNI.

Infografis itu juga memuat narasi, "IMPIAN JOKOWI PINDAH IBUKOTA! Prabowo Subianto dikabarkan menolak rencana pemindahan ibu kota negara ke IKN."

Selain itu, infografis tersebut mencantumkan tulisan, "PRABOWO MINTA PANGLIMA TNI AMBIL ALIH IKN UNTUK JADI MARKAS BESAR TNI."

Pemerintah Tetap Lanjutkan Pembangunan IKN

Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada pernyataan resmi Presiden Prabowo Subianto yang menyebutkan penolakan terhadap pemindahan ibu kota negara ke IKN maupun rencana mengubah fungsi IKN menjadi markas besar TNI.

Sekretariat Kabinet pada Januari 2026 menyampaikan kunjungan kerja Presiden Prabowo ke IKN merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai rencana sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Pemerintah juga menegaskan pemindahan pusat pemerintahan ke IKN tetap menjadi agenda nasional dan akan dilakukan setelah kawasan tersebut mampu menjalankan fungsi sebagai ibu kota politik dengan kesiapan fasilitas eksekutif, legislatif, dan yudikatif yang diperkirakan tercapai pada 2028 atau paling lambat 2029.

Otorita IKN menyatakan pembangunan gedung Kementerian Pertahanan, Badan Intelijen Negara, TNI, dan Polri memang telah direncanakan sejak awal sebagai bagian dari infrastruktur di ibu kota baru.

Rencana pemindahan markas besar TNI ke IKN merupakan konsekuensi dari perpindahan ibu kota negara dan bukan kebijakan untuk mengubah fungsi IKN menjadi markas besar TNI.

Dengan demikian, klaim bahwa Presiden Prabowo menolak pemindahan ibu kota ke IKN dan meminta Panglima TNI mengambil alih IKN untuk dijadikan markas besar TNI dinyatakan sebagai hoaks.

Penulis :
Aditya Yohan