
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) mendistribusikan 48 ribu liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kecamatan Sindang Resmi, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Distribusi Air Bersih Jangkau Ratusan Kepala Keluarga
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan penyaluran air bersih merupakan respons cepat untuk membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh akses air bersih akibat kekeringan.
Ia mengungkapkan, "Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi. Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air, dampaknya akan langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk minum, memasak, maupun menjaga kebersihan."
Idy menyebut pendistribusian air bersih telah menjangkau 250 kepala keluarga dan akan terus diperluas untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan di Pandeglang.
Ia menegaskan, "Jangan sampai karena kekurangan akses air bersih ini akan timbul mustahik-mustahik baru."
Baznas Perluas Jangkauan Bantuan Air Bersih
Idy mengatakan Pandeglang menjadi salah satu wilayah prioritas karena kerap mengalami kekeringan sekaligus merupakan daerah lumbung pangan.
Ia mengungkapkan, "Karena itu, penyediaan akses air bersih menjadi sangat urgent. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, sementara di sisi lain mereka juga harus tetap menjalankan aktivitas pertanian sebagai sumber penghidupan."
Baznas menargetkan pendistribusian air bersih di 34 provinsi terdampak kekeringan dan pascabencana, dengan realisasi pada 2026 telah menjangkau 32 titik di Aceh, Sumatera Barat, hingga Sumatera Utara.
Dalam pelaksanaannya, Baznas menyesuaikan bentuk intervensi melalui pembangunan sumur bor, pipanisasi, penyediaan bak penampungan, serta distribusi air menggunakan truk tangki.
Idy mengatakan, "Distribusi air bersih merupakan langkah cepat untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi kekeringan. Dalam jangka panjang, diperlukan upaya bersama dan berkelanjutan untuk memperkuat akses masyarakat terhadap sumber air yang layak dan memadai."
Salah seorang penerima manfaat, Khalid, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.
Ia mengungkapkan, "Terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan bantuan air bersih. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebelum ada bantuan ini saya harus menempuh berkilo-kilo meter untuk sampai di sumber mata air terdekat, yakni di Sungai Cilimatan."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



