
Pantau - Provinsi Jawa Barat tetap menjadi daerah dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar di Indonesia berdasarkan hasil penetapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 dengan total 37.759.992 pemilih atau setara 17,6 persen dari total pemilih nasional.
Jumlah DPT Jawa Barat tersebut diumumkan Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Ahmad Nur Hidayat bersama Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat Ummi Wahyuni dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi PDPB Tingkat Nasional yang berlangsung di Gedung KPU RI, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ahmad Nur Hidayat mengatakan, "Total pemilih di Jawa Barat tersebut menyumbang porsi signifikan hingga 17,6 persen dari total penetapan PDPB tingkat nasional yang secara keseluruhan mencatatkan 214.354.667 pemilih."
Komposisi Pemilih di Jawa Barat
Komposisi DPT di Jawa Barat terdiri atas 18.955.266 pemilih laki-laki dan 18.804.726 pemilih perempuan.
Seluruh pemilih tersebut tersebar di 27 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
Rekapitulasi Nasional PDPB Semester I 2026
Secara nasional, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menetapkan rekapitulasi PDPB Semester I Tahun 2026 dengan total 214.354.667 pemilih.
Jumlah tersebut terdiri atas 212.406.069 pemilih dalam negeri dan 1.948.598 pemilih luar negeri.
Berdasarkan jenis kelamin, jumlah pemilih nasional meliputi 106.855.020 pemilih laki-laki dan 107.499.647 pemilih perempuan.
KPU RI menyebut penetapan PDPB Semester I Tahun 2026 merupakan instrumen penting untuk menjaga akurasi dan keandalan data pemilih secara berkala.
Pemutakhiran data tersebut bertujuan mendukung pelaksanaan demokrasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Rapat pleno terbuka tersebut turut dihadiri Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajat, Iffa Rosita, August Mellaz, Idham Holik, dan Parsadaan Harahap, Plt. Sekjen KPU RI Suryadi, jajaran Bawaslu RI, jajaran DKPP RI, serta perwakilan partai politik, kementerian, dan lembaga terkait.
- Penulis :
- Leon Weldrick



