HOME  ⁄  Nasional

Istana Tegaskan Pemerintah Bekerja untuk Kepentingan Masyarakat, Bukan Mengejar Hasil Survei

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Istana Tegaskan Pemerintah Bekerja untuk Kepentingan Masyarakat, Bukan Mengejar Hasil Survei
Foto: (Sumber :Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan ditemui di dalam gerbong KA Nusantara Explorer yang berangkat dari Batang, Jawa Tengah, menuju Jakarta, Kamis (30/7/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.)

Pantau - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah Presiden Prabowo Subianto menjalankan program berdasarkan kepentingan masyarakat dan tidak berorientasi pada hasil survei, menanggapi rilis terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) mengenai tingkat kepuasan publik.

Prasetyo Hadi menyampaikan pernyataan tersebut saat menjawab pertanyaan wartawan dalam perjalanan menuju Jakarta dari Batang, Jawa Tengah, menggunakan KA Nusantara Explorer pada Kamis (30/7).

"Sedari awal, selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari (hasil) survei ya, dan kita meyakini apa yang kita kerjakan, program yang diputuskan oleh Bapak Presiden, program yang sekarang dikerjakan oleh seluruh kementerian dan lembaga, kami meyakini itu memang semua berorientasi untuk kepentingan masyarakat," ungkap Prasetyo.

Ia menjelaskan program-program pemerintah saat ini merupakan tindak lanjut dari janji kampanye Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2024.

"Kami tidak pernah melihat atau bekerja untuk mengejar sebuah survei, tetapi dari yang kita kerjakan, kita yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye, sebagai cita-cita kita bersama sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, ingin sejahtera, mandiri dalam berbagai bidang, di antaranya pangan, kemudian energi, industrialisasi kita kejar, hilirisasi kita kejar," katanya.

SMRC merilis hasil survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 dengan tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah mencapai 51,1 persen.

Dari angka tersebut, sebanyak 4,8 persen responden menyatakan sangat puas, sedangkan 46,3 persen menyatakan cukup puas terhadap kinerja pemerintah.

Survei melibatkan 749 responden yang merupakan warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih, dengan metode wawancara melalui telepon sebanyak 83,8 persen dan tatap muka sebesar 16,2 persen.

SMRC menyebut hasil survei tersebut memiliki margin of error sekitar 3,7 persen.

Penulis :
Ahmad Yusuf