HOME  ⁄  Nasional

Kadin DKI Jakarta dan KBRI Tokyo Siapkan Indonesian Corner untuk Buka Akses Pasar Jepang bagi Pengusaha Indonesia

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kadin DKI Jakarta dan KBRI Tokyo Siapkan Indonesian Corner untuk Buka Akses Pasar Jepang bagi Pengusaha Indonesia
Foto: foto: Pertemuan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo untuk mempersiapkan diplomasi ekonomi, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta.

Pantau - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyiapkan jalur baru bagi pengusaha Indonesia untuk menembus pasar Jepang melalui program Indonesian Corner.

Program Indonesian Corner dirancang sebagai wadah yang mempertemukan produk Indonesia dengan kebutuhan pasar Jepang secara lebih permanen melalui ruang promosi, informasi, dan peluang kerja sama bisnis.

Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi mengatakan hubungan bisnis Indonesia-Jepang ke depan tidak cukup hanya dibangun melalui pertemuan, tetapi juga membutuhkan kehadiran fisik yang dapat memperkuat kepercayaan antar pelaku usaha.

"Kalau selama ini kita membangun hubungan melalui pertemuan, ke depan kita harus membangun kepercayaan melalui kehadiran Indonesian Corner yang dapat menjadi etalase permanen yang mempertemukan produk Indonesia dengan kebutuhan pasar Jepang," ujar Diana.

Perkuat Kerja Sama Bisnis Indonesia-Jepang

Dalam kunjungannya ke KBRI Tokyo, Diana bertemu langsung dengan Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir untuk membahas peluang peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, dan kemitraan bisnis antara Indonesia dan Jepang.

Kadin DKI Jakarta hadir bersama jajaran pengurus organisasi serta 10 perusahaan anggota yang sebelumnya mengikuti rangkaian business matching di Tokyo.

Para perusahaan anggota menyampaikan pengalaman selama mengikuti pertemuan bisnis di Jepang, peluang kerja sama yang berhasil dijajaki, serta potensi kolaborasi dengan perusahaan Jepang.

Kadin DKI Jakarta menilai langkah tersebut menjadi awal menuju kerja sama bisnis yang lebih konkret antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang.

Hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang akan memasuki usia 70 tahun pada 2028.

Diana menilai momentum tersebut menjadi peluang untuk memperkuat hubungan kedua negara melalui peningkatan perdagangan, investasi, inovasi, dan kolaborasi antar pelaku usaha.

"Momentum ini menjadi peluang besar untuk memperkuat hubungan kedua negara, tidak hanya dalam aspek diplomasi, tetapi juga melalui peningkatan perdagangan, investasi, inovasi, dan kolaborasi antar pelaku usaha," ungkap Diana.

Indonesian Corner Jadi Etalase Produk Indonesia

Kadin DKI Jakarta menyatakan siap mendukung berbagai program ekonomi KBRI Tokyo, termasuk pengembangan Indonesian Corner di berbagai Kantor Konsuler Republik Indonesia di Jepang.

Indonesian Corner akan berfungsi sebagai ruang promosi informasi mengenai Indonesia, etalase potensi perdagangan Indonesia, media pengenalan peluang investasi, sarana promosi pariwisata, wadah pengenalan budaya, serta tempat memperkenalkan produk unggulan nasional.

Menurut Diana, keberadaan Indonesian Corner dapat menjadi pintu masuk bagi anggota Kadin DKI Jakarta untuk memperkenalkan produk Indonesia, menawarkan layanan usaha, mengenalkan peluang investasi, serta menemukan calon mitra bisnis di berbagai wilayah Jepang.

Sebagai tindak lanjut, Kadin DKI Jakarta akan memperkuat kolaborasi melalui pembangunan pipeline perusahaan Jepang yang memiliki potensi untuk dipertemukan secara rutin dengan anggota asosiasi.

Skema tersebut diharapkan membuat kegiatan business matching tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi berkembang menjadi hubungan bisnis berkelanjutan yang menghasilkan transaksi nyata antara perusahaan Indonesia dan Jepang.

Diana menegaskan dunia usaha membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan kebutuhan kedua negara secara konsisten.

Kadin DKI Jakarta siap berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha Jakarta dan calon mitra strategis di Jepang.

Menurut Diana, Jepang tetap menjadi salah satu mitra ekonomi paling strategis bagi Indonesia karena memiliki kualitas industri yang kuat, kemajuan teknologi, kemampuan inovasi, serta potensi pasar yang besar.

Kolaborasi Indonesia-Jepang diyakini dapat semakin memberikan nilai tambah bagi dunia usaha kedua negara.

Penulis :
Shila Glorya