
Pantau - Pemerintah Kota Surabaya melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) mengembangkan program Brida Step atau Surabaya Talent Entrepreneurial Path yang mengedepankan pemetaan kapasitas psikologis, motivasi, dan potensi warga sebelum menentukan bentuk bantuan agar intervensi sosial lebih tepat sasaran.
Pendekatan Baru untuk Tingkatkan Efektivitas Bantuan
Program Brida Step dikembangkan sebagai respons terhadap berbagai tantangan penanganan kemiskinan yang selama ini tidak hanya berkaitan dengan besarnya anggaran, tetapi juga ketepatan sasaran dan kesesuaian bentuk bantuan.
Pendekatan tersebut menitikberatkan pada identifikasi karakter, pengalaman hidup, kemampuan, motivasi, serta tantangan setiap individu sebelum bantuan diberikan.
Melalui pendekatan itu, pemerintah berupaya mengurangi potensi distorsi bantuan sehingga intervensi yang diberikan lebih sesuai dengan kebutuhan penerima.
Riset Ungkap Karakteristik Warga Miskin Beragam
Brida bersama Fakultas Psikologi Universitas Airlangga melakukan penelitian awal terhadap 448 responden yang tersebar di 30 kecamatan di Surabaya.
Hasil penelitian menunjukkan warga miskin memiliki karakteristik yang beragam sehingga membutuhkan pendekatan pemberdayaan yang berbeda sesuai kapasitas masing-masing.
Program Brida Step mengubah pola pikir dari menentukan jenis bantuan yang akan diberikan menjadi memahami terlebih dahulu siapa penerima bantuan dan kebutuhan yang paling sesuai.
Pendekatan berbasis riset tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kebijakan sosial sekaligus mendorong penerima bantuan menjadi lebih mandiri.
- Penulis :
- Gerry Eka



