HOME  ⁄  Nasional

Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi untuk Perluas Akses Buku Bacaan Bermutu bagi Murid

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi untuk Perluas Akses Buku Bacaan Bermutu bagi Murid
Foto: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (31/7/2026) secara simbolis mulai mendistribusikan sebanyak 5,54 juta eksemplar buku bacaan bermutu ke 24.609 sekolah tingkat SD dan SMP di seluruh Indonesia.

Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperluas ketersediaan buku bacaan bermutu serta meningkatkan literasi murid di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Libatkan Berbagai Pihak

“Kami berusaha dengan segala kemampuan agar minat baca anak dapat ditingkatkan. Bersama mitra, termasuk Pura Barutama dan PT Mars Akbar Mandiri, kami berharap program ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi anak-anak Indonesia,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Mu'ti menegaskan penyediaan buku bacaan bermutu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan sektor swasta.

Selain buku cetak, Kemendikdasmen menyediakan layanan Rumah Pendidikan yang memungkinkan guru dan murid mengunduh buku teks maupun nonteks secara gratis dalam format digital, audio, dan video.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi RI Hariqo Wibawa Satria mengapresiasi penyediaan buku braille serta sumber belajar audio dan video bagi anak berkebutuhan khusus.

“Upaya ini harus terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan mutu literasi nasional,” ujarnya.

Distribusi Buku Jangkau 510 Kabupaten dan Kota

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin mengatakan distribusi buku tahun ini menjangkau 510 kabupaten dan kota di 38 provinsi.

Distribusi diprioritaskan untuk satuan pendidikan yang tingkat literasinya masih berada di bawah kompetensi minimum berdasarkan hasil Asesmen Nasional.

"Di dalam buku-buku yang dikirimkan, sudah dilengkapi dengan pedoman pemanfaatan buku tersebut, sehingga diharapkan nanti akan mempermudah para guru, kepala sekolah, dan murid untuk memanfaatkan buku-buku tersebut,” kata Hafidz.

Ia berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh akses terhadap bacaan bermutu sehingga tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kritis, berkarakter, dan siap memajukan bangsa.

Penulis :
Gerry Eka