
Pantau - Pemerintah desa di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menggelar turnamen antardesa yang mempertandingkan gasing tradisional, sepak bola, dan bola voli sebagai upaya melestarikan permainan tradisional, mempererat hubungan sosial masyarakat, serta menggerakkan perekonomian lokal melalui peningkatan aktivitas pelaku UMKM.
Turnamen Diikuti Puluhan Klub dari Berbagai Desa
Kepala Desa Kelarik Utara Zapridin mengatakan turnamen tersebut diikuti peserta dari berbagai desa di wilayah perbatasan NKRI.
"Turnamen ini berlangsung selama satu bulan. Untuk gasing diikuti 32 klub, sepak bola 44 klub, bola voli putri 24 klub, dan bola voli putra 29 klub," ungkapnya.
Ia menjelaskan pemerintah desa menyiapkan hadiah dengan total ratusan juta rupiah, dengan juara pertama turnamen sepak bola memperoleh hadiah lebih dari Rp20 juta, sedangkan turnamen bola voli dan gasing juga menyediakan hadiah jutaan rupiah.
Zapridin berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan sportivitas sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang memanfaatkan keramaian turnamen.
"Tahun ini Desa Kelarik Utara menjadi tuan rumah, sedangkan penyelenggaraan tahun berikutnya akan dilaksanakan secara bergiliran oleh desa lain," ujarnya.
Pemkab Natuna Apresiasi Pelestarian Budaya
Wakil Bupati Natuna Jarmin mengapresiasi inisiatif Desa Kelarik Utara yang menggelar turnamen sebagai bagian dari pelestarian budaya dan penguatan persatuan masyarakat.
"Turnamen ini harus menjadi ajang mempererat silaturahmi antarmasyarakat dari berbagai desa," katanya.
Menurut Jarmin, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah mengasah kemampuan peserta, tetapi juga memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat sportivitas.
"Melalui sepak bola, kita belajar disiplin, kerja sama, sportivitas, dan saling menghargai," ungkapnya.
Ia menilai turnamen itu juga memberikan manfaat ganda karena dapat melahirkan bibit atlet potensial sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM yang berjualan selama kegiatan berlangsung.
- Penulis :
- Gerry Eka



