
Pantau - Musim kemarau menyebabkan perairan di Dermaga Marunda Kepu, Jakarta Utara, surut sehingga sejumlah kapal nelayan kandas dan kesulitan bersandar, menurut Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara pada Senin (3/8).
Kapal Nelayan Kandas Akibat Air Surut
Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit mengatakan surutnya debit air di Dermaga Marunda Kepu dipicu oleh musim kemarau yang sedang berlangsung.
Ia mengungkapkan, “Sejumlah kapal nelayan kandas akibat debit air yang menyusut akibat musim kemarau.”
Kondisi tersebut membuat para nelayan harus menarik perahu secara manual menuju perairan yang lebih dalam sebelum melaut.
Pihak Sudin KPKP Jakarta Utara akan berkoordinasi dengan Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara untuk melakukan pengerukan di lokasi tersebut.
Ia mengatakan, “Tujuannya agar aktivitas nelayan kembali lancar.”
Hasil Tangkapan Nelayan Masih Stabil
Meski aktivitas pelayaran terganggu akibat air surut, hasil tangkapan nelayan pada musim kemarau masih dinilai cukup baik.
Ia mengungkapkan, “Hasil tangkapan nelayan, khususnya rajungan yang ditangkap menggunakan bubu, masih cukup baik.”
Sebelumnya, Sudin KPKP Jakarta Utara terus memberikan pendampingan kepada petani dan nelayan dalam menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September.
Ia mengatakan, “Kami terus memberikan pendampingan kepada petani dan nelayan agar mampu beradaptasi dengan kondisi cuaca ekstrem.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



