
Pantau - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi pada Selasa (4/8/2026) pukul 12.42 WITA dengan tinggi kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak, sementara status gunung masih berada pada Level III atau Siaga.
Kolom Abu Mengarah ke Barat Laut
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki Bramantya Aji Putra Mahendra melaporkan kolom abu teramati mencapai sekitar 1.884 meter di atas permukaan laut atau sekitar 300 meter di atas puncak gunung.
Ia mengungkapkan, "Abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat hingga barat laut."
Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 29,6 milimeter dan durasi sekitar tiga menit 17 detik.
Hingga kini, Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berstatus Level III atau Siaga.
PVMBG Imbau Warga Waspadai Lahar dan Hujan Abu
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
PVMBG juga meminta masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Warga diimbau mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki saat terjadi hujan berintensitas tinggi, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik, PVMBG mengimbau penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.
PVMBG juga meminta Pemerintah Kabupaten Flores Timur terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera dan PVMBG Badan Geologi guna memperoleh informasi terbaru mengenai aktivitas gunung api tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan



