HOME  ⁄  Nasional

Pemasangan Pagar Tinggi di Pusat Perbelanjaan Jadi Sorotan, Pemda Tekankan Keseimbangan Keamanan dan Keterbukaan Kota

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemasangan Pagar Tinggi di Pusat Perbelanjaan Jadi Sorotan, Pemda Tekankan Keseimbangan Keamanan dan Keterbukaan Kota
Foto: (Sumber :Pengunjung melintas di depan pagar besi yang terpasang mengelilingi salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8/2026). Pemasangan pagar dengan ketinggian sekitar tiga meter tersebut menjadi perhatian masyarakat karena mengubah tampilan kawasan mal sekaligus memicu beragam tanggapan terkait aspek keamanan, aksesibilitas, dan estetika ruang perkotaan. (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya))

Pantau - Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan menjadi perhatian pemerintah daerah karena dinilai perlu tetap menjaga keseimbangan antara aspek keamanan, aksesibilitas, dan estetika ruang publik di kawasan perkotaan.

Pemda Dorong Penyesuaian Pagar

Pemerintah Kota Surabaya mengimbau pengelola pusat perbelanjaan agar tidak meninggikan pagar karena dinilai dapat mengurangi estetika kota serta menimbulkan kesan adanya ancaman keamanan yang besar.

Pemerintah Kota Surabaya memilih pendekatan koordinasi dengan meminta pagar disesuaikan tanpa menghilangkan fungsi keselamatan.

Di Jakarta, Gubernur Pramono Anung juga meminta pengelola mal dan perkantoran melepas pagar yang baru dipasang karena kondisi keamanan ibu kota dinilai tetap kondusif.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ruang publik tetap terbuka sekaligus mempertahankan rasa aman bagi masyarakat.

Keseimbangan Keamanan dan Ruang Publik

Pemasangan pagar dinilai memiliki fungsi untuk mengarahkan sirkulasi, melindungi aset, serta mengurangi potensi kecelakaan di kawasan publik.

Namun, pagar dengan ukuran yang berlebihan dinilai dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap ruang publik dan menimbulkan kesan eksklusif.

Fenomena tersebut memunculkan pembahasan mengenai pentingnya menciptakan kota yang tetap aman, nyaman, ramah bagi pejalan kaki, serta terbuka bagi seluruh warga.

Pemerintah daerah menilai upaya menjaga keamanan perlu berjalan seiring dengan terciptanya ruang publik yang mudah diakses dan mendukung interaksi masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan