
Pantau - Klaim yang menyebut video di media sosial X memperlihatkan situasi demonstrasi di Jakarta pada 31 Juli 2026 yang tidak diliput televisi dipastikan tidak benar karena video tersebut merupakan rekaman aksi mahasiswa pada 12 Juni 2026 yang disebarkan kembali dengan konteks menyesatkan.
Unggahan tersebut menampilkan sejumlah personel kepolisian yang duduk di badan jalan di balik pagar pembatas dengan kerumunan massa mahasiswa dan peserta aksi di hadapan mereka.
Narasi yang menyertai unggahan menyebut video itu merupakan kondisi terkini Jakarta pada 31 Juli 2026 dan telah ditonton lebih dari 300 ribu kali.
Hasil Penelusuran Fakta
Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Image, video tersebut identik dengan unggahan di Instagram yang menjelaskan rekaman itu diambil di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada 12 Juni 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.
Saat itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama lebih dari 700 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut."
Dalam demonstrasi tersebut, massa menyampaikan lima tuntutan, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, dan meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahannya.
Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Larangan Peliputan
Menanggapi narasi bahwa aksi tersebut tidak diberitakan televisi, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah tidak pernah melarang media massa meliput demonstrasi selama dilakukan sesuai kaidah jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
"Dari Kementerian Komunikasi dan Digital, tidak ada kita melakukan pelarangan terhadap media massa untuk melakukan peliputan-peliputan apa pun bentuknya selama dalam kaidah-kaidah jurnalistik dan sesuai dengan koridor Undang-Undang Pers. Jadi itu tidak betul," ungkapnya.
Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut merupakan situasi demonstrasi di Jakarta pada 31 Juli 2026 yang luput dari pemberitaan televisi berstatus hoaks karena rekaman itu berasal dari aksi demonstrasi pada 12 Juni 2026 dan disebarkan kembali dengan konteks yang keliru.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



