
Pantau - LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta dengan menghubungkan penumpang ke sejumlah moda lain melalui kawasan Manggarai.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional rute tersebut di Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
LRT Kelapa Gading-Manggarai memiliki waktu tempuh sekitar 28 menit dan diproyeksikan dapat melayani 60.000 hingga 80.000 penumpang per hari secara bertahap.
Kehadiran jalur tersebut memperpanjang layanan LRT Jakarta yang sebelumnya telah beroperasi pada koridor Kelapa Gading-Velodrome sejak 2019.
Manggarai Menjadi Simpul Integrasi Transportasi
Penumpang dari Kelapa Gading yang tiba di Manggarai dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line, kereta bandara, maupun TransJakarta.
Integrasi tersebut memungkinkan perjalanan dengan LRT menjadi bagian dari rute antarmoda yang lebih panjang tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengarahkan pengembangan kawasan Manggarai menggunakan konsep Transit Oriented Development atau TOD untuk mengintegrasikan transportasi dengan berbagai aktivitas perkotaan.
Kawasan yang terhubung transportasi massal tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan ruang komersial, hunian, fasilitas publik, dan layanan pendukung di sekitar simpul transportasi.
Jaringan Transportasi Jakarta Dikembangkan Bertahap
Presiden Prabowo menggambarkan pembangunan sistem transportasi Jakarta sebagai proses yang dilakukan "setapak demi setapak" untuk mewujudkan mobilitas perkotaan yang modern.
Pengembangan jaringan dilakukan melalui penambahan jalur, stasiun, halte, dan konektivitas antarmoda agar perjalanan masyarakat semakin terintegrasi.
Rute Kelapa Gading-Manggarai menjadi bagian dari pengembangan jaringan transportasi massal Jakarta yang menghubungkan kawasan Jakarta Utara dengan pusat kota.
Integrasi antarmoda di Manggarai juga memperluas pilihan perjalanan masyarakat karena satu kawasan dapat menjadi titik perpindahan antara sejumlah layanan transportasi publik.
- Penulis :
- Gerry Eka




