HOME  ⁄  Nasional

Indonesia dan Sarawak Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dorong Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Indonesia dan Sarawak Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dorong Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Foto: Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo melakukan kunjungan kehormatan kepada Yang di-Pertua Negeri Sarawak, Wan Junaidi  Tuanku Jaafar di Sarawak, Malaysia, Senin 3/8/2026 (sumber: Pensosbud KJRI Kuching)

Pantau - Indonesia dan Negeri Sarawak, Malaysia, menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah dalam kunjungan kehormatan Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo kepada Yang di-Pertua Negeri Sarawak Wan Junaidi Tuanku Jaafar di Sarawak, Malaysia, pada Senin (3/8).

Duta Besar RI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Sarawak atas hubungan persahabatan dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Ia mengungkapkan, "Saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Sarawak atas hubungan persahabatan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik."

Duta Besar RI berharap sinergi strategis di berbagai bidang dapat terus ditingkatkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Indonesia dan Sarawak.

Konsul Jenderal RI di Kuching Abdullah Zulkifli turut mendampingi Duta Besar RI dalam kunjungan tersebut.

KJRI Kuching menyatakan kunjungan itu menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan Indonesia dan Sarawak.

Hubungan Bilateral dan Peluang Kolaborasi

Hubungan Indonesia dan Sarawak tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah.

Kedekatan sejarah, budaya, dan hubungan antarmasyarakat di wilayah Borneo/Kalimantan turut menjadi fondasi yang memperkuat hubungan kedua pihak.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar RI menyampaikan berbagai prioritas pembangunan nasional Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.

Salah satu prioritas yang dipaparkan adalah komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berwawasan lingkungan untuk menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.

Duta Besar RI menilai Indonesia dan Sarawak memiliki peluang besar untuk saling berbagi pengalaman serta memperkuat kolaborasi di bidang ekonomi hijau, industri ramah lingkungan, dan pengembangan teknologi masa depan.

Program prioritas nasional yang turut disampaikan meliputi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, pembangunan rumah sakit, serta keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bahas PMI, Pendidikan, dan Kawasan Perbatasan

Pertemuan juga membahas perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) serta peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia melalui Community Learning Center (CLC).

Penguatan perdagangan, investasi, konektivitas, pengelolaan kawasan perbatasan, pelestarian lingkungan, serta penguatan mekanisme kerja sama sosial ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) turut menjadi agenda pembahasan.

Indonesia dan Sarawak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan meningkatkan koordinasi antarlembaga terkait.

Berbagai peluang kerja sama akan ditindaklanjuti melalui pertemuan teknis dan program-program kolaboratif yang diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah pada masa mendatang.

Direktur Kementerian Luar Negeri Malaysia yang juga menjabat sebagai Pengarah Wilayah Sarawak, Hendy Assan, turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Penulis :
Shila Glorya