
Pantau - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah isu mengenai penggantian Kapolri dengan menegaskan tidak ada Surat Presiden (Surpres) yang diterbitkan terkait pergantian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo Hadi usai Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026), saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kabar pergantian Kapolri.
Ia mengatakan, "Tidak ada, tidak ada Surpres Kapolri."
Sejumlah Pihak Kompak Membantah Isu
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga telah merespons rumor mengenai adanya Surpres pergantian Kapolri yang beredar.
Listyo Sigit menegaskan bahwa penggantian jabatan Kapolri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengatakan, "Ya, buat kita prajurit kan apapun dilaksanakan. Kita menunggu saja."
Pernyataan tersebut disampaikan Listyo Sigit pada Rabu (5/8/2026).
Listyo Sigit juga memastikan isu mengenai Surpres tidak mengganggu kinerja Polri.
Ia mengatakan, "Sangat tidak (mengganggu kinerja, red.)."
Pada Selasa (4/8/2026), Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut membantah kabar adanya Surat Presiden mengenai penggantian Kapolri.
Ia mengatakan, "Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri."
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni juga menyampaikan bahwa hingga kini tidak ada Surpres terkait pergantian Kapolri.
Ia mengaku tidak mengetahui adanya dokumen tersebut.
Ia mengatakan, "Kami tidak ada, sama sekali belum ada."
Profil Singkat Kapolri
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah menjabat sebagai Kapolri sejak 2021.
Sebelum menduduki jabatan Kapolri, Listyo Sigit pernah menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.
Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Banten sebelum dipercaya memimpin Polri.
- Penulis :
- Leon Weldrick



