
Pantau - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD atau MBG 3B telah menjangkau sekitar 9,6 juta penerima manfaat hingga awal Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya mencegah stunting sejak fase awal kehidupan.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji menyampaikan jumlah penerima tersebut seiring perluasan MBG kepada kelompok yang berada pada fase penting pembentukan kualitas manusia.
Program tersebut mengedepankan intervensi sebelum gangguan pertumbuhan terjadi dengan memberikan dukungan gizi sejak kehamilan hingga masa pertumbuhan anak.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hambatan pertumbuhan pada 1.000 hari pertama kehidupan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan kognitif, kemampuan belajar, produktivitas, dan kesehatan seseorang.
MBG Menyasar 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari kehamilan hingga anak berusia dua tahun, menjadi periode penting dalam pembentukan fondasi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak.
Kekurangan asupan gizi selama kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan berpotensi berlanjut menjadi gangguan pertumbuhan.
Intervensi gizi pada masa kehamilan karena itu menjadi salah satu bagian penting dalam strategi pencegahan stunting.
"Intervensi gizi pada awal kehidupan merupakan investasi modal manusia. Manfaatnya memang tidak selalu terlihat dalam jangka pendek, tetapi tercermin dalam kualitas kesehatan, kemampuan belajar, produktivitas, dan kapasitas ekonomi generasi mendatang," demikian disebutkan dalam artikel ANTARA tersebut.
MBG 3B menggeser pendekatan penanganan masalah gizi menjadi pencegahan sejak risiko gangguan pertumbuhan mulai terbentuk.
Ketepatan Sasaran Menjadi Bagian Penting
Pelaksanaan MBG dalam skala nasional membutuhkan ketepatan sasaran agar bantuan gizi benar-benar diterima kelompok yang membutuhkan.
Kualitas data menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung penyaluran program kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Program MBG 3B sekaligus menempatkan pencegahan stunting sebagai bagian dari pembangunan modal manusia karena gangguan pertumbuhan pada usia dini dapat berdampak terhadap kemampuan belajar hingga produktivitas ketika memasuki usia dewasa.
- Penulis :
- Aditya Yohan



