HOME  ⁄  Nasional

BGN Berhentikan 66 Kepala Dapur MBG, Kebakaran Bromo Diduga Dipicu Aktivitas Manusia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BGN Berhentikan 66 Kepala Dapur MBG, Kebakaran Bromo Diduga Dipicu Aktivitas Manusia
Foto: (Sumber :Foto udara asap mengepul dari kawasan Blok Bantengan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026). Balai Besar TNBTS menutup sementara akses wisata melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro untuk mendukung penanganan kebakaran hutan serta menjamin keselamatan pengunjung, sementara akses melalui pintu masuk Cemoro Lawang dan Wonokitri tetap dibuka hingga kawasan Lautan Pasir. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj..)

Pantau - Sejumlah peristiwa humaniora menjadi perhatian pada Jumat, 7 Agustus 2026, mulai dari Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan 66 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.

BGN memberhentikan 66 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menjabat sebagai kepala dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) karena tindakan tidak disiplin.

Kepala BGN Sudaryono menyatakan pemberhentian tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan disiplin dalam pelaksanaan Program MBG.

BGN Siapkan Label Batas Waktu Konsumsi MBG

Selain persoalan disiplin, BGN akan memberikan label batas waktu konsumsi pada makanan Program MBG menyusul kasus keracunan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Kebijakan tersebut antara lain merespons kasus keracunan MBG terbaru di Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BGN juga terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program MBG untuk memperkuat keamanan pangan dan kepatuhan terhadap standar operasional.

Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menekankan kemampuan komunikasi sebagai salah satu kompetensi utama bagi aparatur sipil negara perempuan, khususnya mereka yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi.

Kebakaran Bromo Diduga Akibat Aktivitas Manusia

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menduga kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo dipicu aktivitas manusia dan bukan disebabkan faktor alam.

Kebakaran tersebut membuat pengelola menutup sementara akses wisata melalui pintu Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro guna mendukung proses pemadaman serta menjaga keselamatan pengunjung.

Akses melalui Cemoro Lawang dan Wonokitri tetap dibuka hingga kawasan Lautan Pasir.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengirim satu helikopter water bombing tambahan pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Helikopter tambahan tersebut dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo.

Penulis :
Aditya Yohan