HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jaksel Percepat Pengerukan Saluran PHB Taman Alfa, Ditargetkan Rampung September

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkot Jaksel Percepat Pengerukan Saluran PHB Taman Alfa, Ditargetkan Rampung September
Foto: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melaksanakan kerja bakti pengerukan saluran air penghubung (PHB) Taman Alfa Indah, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menargetkan pengerukan saluran penghubung (PHB) Taman Alfa Indah di Petukangan Utara, Pesanggrahan, rampung pada akhir September 2026 untuk meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi potensi genangan saat hujan deras.

Pengerukan yang berlangsung sejak awal April tersebut ditargetkan menghasilkan volume total 1.207 meter kubik dari perbatasan Jakarta Barat hingga Jalan Taman Alfa Indah.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Santo mengatakan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan saluran untuk mencegah genangan maupun banjir di kawasan tersebut.

"Pengerukan dan pemeliharaan saluran PHB Taman Alfa Indah ini dijadwalkan berlangsung sejak awal April dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir September mendatang," kata Santo dalam kegiatan kerja bakti di Pesanggrahan, Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Pengerukan Sudah Mencapai 656 Meter Kubik

Santo mengatakan progres pengerukan hingga Minggu telah mencapai 656 meter kubik dari target keseluruhan 1.207 meter kubik.

"Progres pengerukan saat ini sudah mencapai 656 meter kubik dari total target 1.207 meter kubik," ungkapnya.

"Untuk mempercepat proses, kami menerjunkan alat berat berupa dua unit amfibi, satu unit spider, serta dibantu 10 unit dump truck," lanjut Santo.

Pemkot Jaksel berharap pengerukan dapat meningkatkan kapasitas saluran sehingga aliran air lebih optimal ketika kawasan tersebut diguyur hujan deras.

"Mudah-mudahan kegiatan ini efektif dalam mengatasi permasalahan genangan di wilayah tersebut," ucapnya.

Sistem Transit Percepat Pengangkutan Sedimen

Suku Dinas SDA Jakarta Selatan juga menerapkan sistem transit untuk mempercepat pengangkutan sedimen dan sampah hasil pengerukan sebelum dibawa ke lokasi pembuangan akhir di Ancol.

Sedimen hasil pengerukan untuk sementara ditempatkan di Gudang Deplu sehingga kendaraan pengangkut dapat meningkatkan jumlah perjalanan setiap hari.

"Hasil pengerukan sementara kami transitkan di Gudang Deplu," kata Santo.

"Jika langsung dibuang ke Ancol, truk hanya bisa mengangkut satu rit per hari," lanjutnya.

"Dengan sistem transit ini, efisiensi pengangkutan meningkat menjadi tiga hingga empat rit per hari," ucapnya.

Pengerukan saluran PHB Taman Alfa Indah menjadi salah satu langkah Pemkot Jaksel dalam meningkatkan kapasitas drainase dan menekan risiko munculnya genangan di Petukangan Utara.

Penulis :
Gerry Eka