
Pantau - Kantor Staf Presiden (KSP) meluncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama 16 SNT lainnya dari Sumatera hingga Papua pada Senin, 10 Agustus 2026, sebagai angkatan pertama sekaligus tonggak baru pengembangan ekosistem pendidikan nasional.
Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program prioritas nasional yang ditujukan untuk meningkatkan pemerataan akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan KSP memiliki mandat untuk memastikan program prioritas Presiden, termasuk SNT, dapat direalisasikan tanpa hambatan.
“Sekolah Nasional Terintegrasi bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan intervensi strategis negara dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang dekat dengan masyarakat hingga ke seluruh pelosok negeri,” ujar Dudung dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Dudung menyebut keberhasilan program SNT tidak hanya bergantung pada sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh pihak yang terlibat.
Ia meminta kepala sekolah dan guru mengenali potensi serta keunikan setiap peserta didik karena ruang kelas tidak hanya menjadi tempat belajar dan mengajar, tetapi juga tempat membentuk masa depan anak Indonesia.
Dudung juga meminta para siswa memanfaatkan SNT sebagai tempat untuk berkembang, bermimpi, dan mengejar masa depan dengan pendidikan karakter yang lebih baik.
KSP akan terus mengawal program SNT bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta membantu memfasilitasi penyelesaian berbagai hambatan yang ditemukan di lapangan.
Dudung turut mengajak masyarakat merenungkan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya investasi di bidang pendidikan sebagai kunci kemajuan bangsa.
“Pesan ini sebagai pengingat bahwa kita memiliki peran dalam mendukung dan menciptakan pendidikan yang lebih baik hingga anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi emas penerus bangsa,” ucapnya.
Sebanyak 17 Sekolah Nasional Terintegrasi diluncurkan secara serentak pada 10 Agustus 2026 sebagai angkatan pertama program tersebut.
Pelaksanaan SNT diarahkan untuk memperluas jangkauan pendidikan bermutu hingga ke berbagai daerah sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan nasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan



