HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Prioritaskan Pendaftar Baru Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemerintah Prioritaskan Pendaftar Baru Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka
Foto: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan kepada pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 10/8/2026 (sumber: ANTARA/Fath Putra Mulya)

Pantau - Pemerintah memprioritaskan masyarakat yang belum pernah menghadiri secara langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, untuk memperoleh kesempatan hadir pada 17 Agustus 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan panitia akan menelaah riwayat pendaftaran masyarakat untuk menentukan pembagian kuota penonton upacara.

Kebijakan tersebut disampaikan Prasetyo dalam jumpa pers setelah mengikuti rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Pada tahun ini, Istana membagi porsi penonton dengan memberikan prioritas kepada masyarakat yang sama sekali belum pernah mengikuti upacara peringatan HUT RI secara langsung di Istana.

Prasetyo menegaskan masyarakat yang sebelumnya sudah pernah mengikuti upacara di Istana tetap diperbolehkan mendaftar, tetapi kesempatan lebih besar akan diberikan kepada warga yang belum pernah hadir.

"Bukan tidak boleh (ikut lagi), tetapi kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita yang belum pernah sama sekali. Jadi, kita bagi porsinya itu," ungkap Prasetyo.

Pendaftar Tembus Lebih dari 336 Ribu Orang

Istana telah membuka perebutan tiket bagi masyarakat yang ingin menghadiri upacara HUT Ke-81 RI pada periode 5–9 Agustus 2026.

Menurut Prasetyo, jumlah masyarakat yang mendaftar selama empat hari masa pendaftaran telah mencapai lebih dari 336 ribu orang.

Pada awalnya, Istana hanya menyediakan 5.500 kursi bagi masyarakat untuk menghadiri rangkaian upacara HUT Ke-81 RI.

Tingginya antusiasme masyarakat kemudian menjadi pertimbangan Istana untuk menambah kapasitas penonton.

Istana akhirnya memutuskan menambah satu blok tempat duduk dengan kapasitas 3.400 orang.

Penambahan tersebut membuat kapasitas yang disiapkan meningkat dari 5.500 menjadi total 8.900 kursi.

Prasetyo menjelaskan kapasitas tersebut akan dibagi untuk dua sesi rangkaian upacara pada 17 Agustus 2026.

"Nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi, yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera," kata Prasetyo.

HUT Ke-81 RI Usung Tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Pemerintah menetapkan "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" sebagai tema besar peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia.

Tema tersebut menggambarkan arah pembangunan nasional dengan memberikan penekanan pada kemandirian bangsa, pemerataan keadilan, serta kesejahteraan masyarakat.

Puncak peringatan HUT Ke-81 RI akan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026.

Rangkaian utama pada hari tersebut terdiri atas Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih.

Upacara kenegaraan tersebut menjadi rangkaian utama peringatan kemerdekaan yang diselenggarakan di Istana Kepresidenan dengan melibatkan pejabat negara, pasukan upacara, serta masyarakat yang memperoleh undangan resmi.

Selain mengikuti rangkaian upacara kenegaraan, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia juga akan menggelar beragam kegiatan untuk memeriahkan HUT Ke-81 RI.

Kegiatan tersebut antara lain perlombaan rakyat, kegiatan kebudayaan, serta pemasangan bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.

Penulis :
Leon Weldrick