
Pantau - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar turnamen sepak bola tingkat nasional Soekarno Cup 2026 di Jawa Timur pada 10-24 Agustus 2026 untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda.
Turnamen tersebut resmi dibuka di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/8/2026), dengan pertandingan Grup A antara tim Jawa Timur dan Jawa Barat sebagai laga pembuka.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Soekarno Cup 2026 diinisiasi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif M. Prananda Prabowo yang memandang olahraga, khususnya sepak bola, sebagai sarana pembinaan karakter anak muda.
"Mas Prananda memandang sepak bola merupakan sarana strategis dalam memupuk kedisiplinan, sportivitas, mental ksatria, serta jiwa gotong royong anak muda Indonesia," ungkap Hasto.
PDIP Gelorakan Semangat Kemerdekaan Lewat Sepak Bola
Hasto mengatakan Soekarno Cup 2026 menjadi salah satu kegiatan PDIP untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui olahraga.
Ia berharap semangat kemerdekaan terus ditanamkan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan, termasuk pertandingan sepak bola.
"Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini harus terus digelorakan kepada anak-anak muda. Sebagaimana Bung Karno yang selalu percaya bahwa anak-anak muda adalah masa depan bangsa," kata Hasto.
Pembukaan Soekarno Cup 2026 ditandai dengan penyalaan obor di tengah stadion serta parade perwakilan kontingen dari setiap provinsi peserta turnamen.
Rangkaian pembukaan juga dimeriahkan pertunjukan seni tradisional Jawa Timur yang melibatkan sedikitnya 300 seniman.
Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026 Komarudin Watubun mengatakan Surabaya dipilih sebagai lokasi pembukaan karena memiliki kaitan dengan perjalanan hidup Bung Karno.
"Kota Pahlawan sekaligus kota lahirnya Bung Karno. Dari kota inilah Bung Karno mengawali perjalanan hidupnya. Maka dari kota ini pula kita ingin menyalakan kembali semangat membangun generasi muda Indonesia," ungkap Komarudin.
Komarudin menjelaskan Soekarno Cup 2026 merupakan kelanjutan dari turnamen serupa yang sebelumnya diselenggarakan di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025.
Menurut dia, turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda melalui olahraga.
Komarudin juga menyebut sejarah menunjukkan olahraga pernah digunakan sebagai bagian dari perjuangan dan pembangunan bangsa Indonesia, antara lain melalui penyelenggaraan Asian Games 1962 dan Games of the New Emerging Forces (Ganefo) pada 1963.
"Inilah nilai-nilai yang diyakini Bung Karno sebagai bagian dari nation and character building. Sebagai bangsa yang besar, bukan hanya memiliki atlet yang hebat, tetapi juga manusia yang berkarakter," kata Komarudin.
Megawati Dijadwalkan Hadiri Final Soekarno Cup 2026
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengajak seluruh peserta Soekarno Cup 2026 menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti turnamen.
Said menyatakan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sebagai tuan rumah akan mendukung pelaksanaan seluruh pertandingan sekaligus mendorong pembentukan karakter kebangsaan melalui turnamen tersebut.
"Karena itulah sumbangsih kami, sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola Tanah Air. Sungguh, kami bermimpi layaknya negara-negara lain berkompetisi di tingkat elite dunia," kata Said.
Pertandingan Soekarno Cup 2026 digelar secara simultan di Stadion Gelora 10 November, Stadion Gelora Bung Tomo, dan Lapangan Thor di Surabaya serta Stadion Gelora Joko Samudro di Kabupaten Gresik.
Final sekaligus penutupan Soekarno Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 24 Agustus 2026.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri direncanakan menghadiri pertandingan final sekaligus menyerahkan trofi bergilir Soekarno Cup kepada tim yang keluar sebagai juara.
"Ibu Mega direncanakan hadir langsung dalam pertandingan final tahun ini. Seperti pada ajang Soekarno Cup 2025 di Bali, Ibu Mega hadir dan menyaksikan pertandingan final," ungkap Hasto.
- Penulis :
- Leon Weldrick



