HOME  ⁄  Nasional

BKSAP DPR Mendorong Investasi Korea Selatan dan Perlindungan Lebih dari 60 Ribu PMI

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BKSAP DPR Mendorong Investasi Korea Selatan dan Perlindungan Lebih dari 60 Ribu PMI
Foto: (Sumber :Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris foto bersama usai memimpin pertemuan dengan delegasi parlemen Korea Selatan di Ruang Diplomasi BKSAP, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026). Foto : Jaka/Andri.)

Pantau - Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong peningkatan investasi Korea Selatan di Indonesia sekaligus meminta perlindungan yang baik bagi lebih dari 60 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di negara tersebut.

Pembahasan itu berlangsung saat DPR RI menerima delegasi parlemen Korea Selatan di Ruang Diplomasi BKSAP, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris tersebut membahas sejumlah isu bilateral, mulai dari perdagangan, ekonomi, investasi, hubungan antarmasyarakat, hingga perlindungan PMI.

"Jadi hari ini kita menerima kunjungan dari delegasi parlemen dari Korea Selatan datang ke sini untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan parlemen Indonesia dan tadi banyak hal yang sudah kami bahas dari isu perdagangan, ekonomi, kerjasama people to people dan juga berbagai masukan yang ingin disampaikan kepada kami terkait dengan investasi Korea Selatan yang ada di Indonesia," ujar Charles.

Investasi Korea Selatan Didorong Meningkat

Charles mengatakan Korea Selatan merupakan salah satu mitra penting Indonesia dalam bidang perdagangan dan investasi sehingga hubungan ekonomi kedua negara perlu terus diperkuat.

Menurutnya, kebijakan pemerintah juga harus mampu menciptakan iklim yang mendukung peningkatan kerja sama dan investasi Korea Selatan di Indonesia.

"Kami menganggap Korea Selatan sebagai mitra yang penting bagi Indonesia baik dari sisi perdagangan maupun investasi sehingga kami juga menyampaikan bahwa kami berharap investasi di Korea Selatan akan semakin tinggi di tahun-tahun berikutnya sehingga kebijakan yang dihasilkan pemerintah juga harus bisa mendorong ke arah perbaikan kerjasama dan peningkatan investasi," katanya.

DPR RI juga membuka ruang bagi berbagai masukan dari parlemen Korea Selatan terkait investasi perusahaan negara tersebut di Indonesia.

DPR Soroti Perlindungan Lebih dari 60 Ribu PMI

Charles mengatakan terdapat lebih dari 60 ribu pekerja migran Indonesia yang saat ini bekerja di Korea Selatan sehingga aspek perlindungan terhadap mereka turut menjadi perhatian dalam hubungan bilateral kedua negara.

"Dan tadi juga kami sampaikan bahwa hari ini ada lebih dari 60 ribu pekerja migran Indonesia yang bekerja di Korea Selatan dan tentunya kami berharap pemerintah Korea Selatan bisa memberikan perlindungan yang baik kepada pekerja migran kita karena bagi kami pekerja migran Indonesia adalah pahlawan devisa," tutur Charles.

Menurut Charles, PMI tidak hanya bekerja untuk meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga berkesempatan memperoleh pengalaman, ilmu, dan pengetahuan selama berada di luar negeri.

"Yang tentu saja bekerja bukan hanya untuk memberikan atau menambah penghasilan bagi keluarga Indonesia tetapi juga bisa di kemudian hari mempraktekkan apa yang mereka dapatkan dari sisi ilmu dan pengetahuan di negara-negara tempat mereka bekerja sekarang untuk membangun Indonesia di kemudian hari," pungkasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf