HOME  ⁄  Nasional

Topan Dolphin Menghantam China Dua Kali, Hujan Lebat Mengancam Lebih dari 10 Wilayah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Topan Dolphin Menghantam China Dua Kali, Hujan Lebat Mengancam Lebih dari 10 Wilayah
Foto: (Sumber :Sejumlah pekerja menguras air di sebuah jalan yang tergenang air di Wuxi, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 10 Agustus 2026. (Xinhua/Huan Yueliang).)

Pantau - Topan Dolphin bergerak menuju pedalaman setelah dua kali menghantam daratan di sepanjang pesisir Provinsi Zhejiang, China timur, dan diperkirakan memicu hujan lebat di lebih dari 10 wilayah tingkat provinsi.

Pusat Meteorologi Nasional China atau National Meteorological Center (NMC) pada Senin, 10 Agustus 2026, mengeluarkan peringatan biru untuk Topan Dolphin.

Hujan lebat diperkirakan terus mengguyur sejumlah wilayah hingga Rabu, 12 Agustus 2026, termasuk Zhejiang, Jiangsu, Henan, dan Hebei.

Beberapa daerah juga diperkirakan menghadapi hujan deras yang disertai badai petir dan angin kencang.

Topan Bergerak ke Pedalaman China

Topan Dolphin terus bergerak menuju wilayah pedalaman setelah sebelumnya dua kali menerjang daratan di pesisir Zhejiang.

Dampak cuaca buruk telah terlihat di sejumlah wilayah China timur dengan jalan-jalan tergenang air akibat hujan badai.

Genangan antara lain terjadi di Wuxi, Provinsi Jiangsu, serta Distrik Jinshan di Shanghai pada Senin.

Petugas penyelamat juga bekerja menangani jalan yang tergenang di Changzhou, Provinsi Jiangsu.

Di wilayah Yongjia, Wenzhou, Provinsi Zhejiang, para pekerja membersihkan pohon-pohon yang tumbang akibat terjangan Topan Dolphin.

Otoritas Tingkatkan Pencegahan Banjir

Otoritas di berbagai daerah telah meningkatkan upaya pencegahan banjir dan penanggulangan dampak topan menyusul prakiraan cuaca ekstrem tersebut.

Peringatan dari NMC menjadi perhatian karena hujan lebat diperkirakan berlangsung selama beberapa hari dan menjangkau lebih dari 10 wilayah tingkat provinsi.

Ancaman hujan deras, badai petir, dan angin kencang membuat pemerintah daerah bersiaga menghadapi potensi banjir serta gangguan lain akibat Topan Dolphin.

Penulis :
Aditya Yohan