
Pantau - Korban tewas akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) meningkat menjadi 265 orang, sementara 3.494 orang terluka dan 496 lainnya masih hilang.
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menyampaikan perkembangan jumlah korban tersebut setelah sebelumnya dilaporkan 241 orang meninggal, 1.762 orang cedera, dan 279 orang hilang.
Puluhan Ribu Warga Terdampak Gempa
"Kami mencatat 53.816 orang dalam 25.872 keluarga terdampak gempa. Sayangnya, 265 orang tewas, 3.494 orang terluka, dan jumlah korban yang hilang meningkat drastis mencapai 496 orang," kata de la Espriella dalam pernyataan yang disiarkan televisi Caracol.
"Upaya kami saat ini difokuskan untuk mencari mereka yang hilang," tambahnya.
Gempa tersebut mengakibatkan 53.816 rumah ambruk serta merusak 140 gedung, 1.819 institusi pendidikan, 631 pusat komunitas, dan 179 fasilitas kesehatan.
Kerusakan juga terjadi pada 20 jembatan tol, 203 jalan, 44 instalasi pasokan air, dan lima bandara.
Gempa Berpusat di Wilayah Choco
Gempa besar bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada pagi 10 Agustus 2026 dengan pusat gempa berada di wilayah Choco.
Guncangan gempa dilaporkan terasa di hampir seluruh wilayah Kolombia hingga sejumlah negara tetangga.
Proses pencarian terhadap ratusan warga yang masih hilang menjadi fokus utama pemerintah setelah jumlah korban terus bertambah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



