HOME  ⁄  Nasional

Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih, 874 Jembatan di 30 Polda Bantu Akses Dua Juta Warga

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih, 874 Jembatan di 30 Polda Bantu Akses Dua Juta Warga
Foto: (Sumber :Jembatan gantung merah putih presisi di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak diresmikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. ANTARA/Mansyur/pri..)

Pantau - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Jembatan Gantung Merah Putih di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8/2026), sekaligus mengungkap sebanyak 874 jembatan telah rampung dibangun di wilayah 30 Polda dan diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar dua juta warga.

"‎Kami telah merampungkan pembangunan jembatan gantung sebanyak 874 unit di 30 Polda," kata Listyo saat peresmian secara daring yang dipusatkan di Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak.

Ratusan jembatan tersebut mendukung akses transportasi anak sekolah, pekerja, petani, pelaku usaha, serta berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Polda Banten Bangun 145 Jembatan

Listyo mengatakan pembangunan terbanyak berada di wilayah Polda Banten dengan 145 jembatan yang tersebar di 203 desa.

Total panjang jembatan di wilayah tersebut mencapai tiga kilometer dan diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 500 ribu warga.

Selain pembangunan jembatan, kepolisian menyalurkan 1.500 paket sembako dan 1.000 tas sekolah untuk siswa SD dan SMP serta menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 1.500 orang di Kecamatan Bayah.

"‎Kami berharap pembangunan jembatan gantung, penyaluran bahan pokok, dan pemeriksaan CKG, dapat membantu mensejahterakan masyarakat," kata Listyo.

Jembatan Permudah Petani dan Pelajar

Tokoh masyarakat Banten Selatan Ahmad Sarip mengatakan Jembatan Gantung Merah Putih yang menghubungkan Desa Bayah Barat dan Darmasari di Kecamatan Bayah telah lama didambakan masyarakat.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai dapat menopang kegiatan ekonomi sekaligus menekan biaya transportasi warga.

Petani kini dapat lebih mudah membawa hasil bumi seperti umbi-umbian, pisang, dan buah-buahan menggunakan sepeda motor menuju pusat pemerintahan kecamatan.

Jembatan juga membuat perjalanan anak sekolah dan warga yang hendak berobat lebih aman dibandingkan menggunakan penyeberangan dengan tali eretan.

"Saya kira manfaat jembatan gantung itu cukup besar untuk menunjang kesejahteraan masyarakat," kata Ahmad.

Kepala Desa Bayah Barat Usup Suhendar mengatakan jembatan sepanjang 53 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dilintasi sekitar 8.000 orang.

"Kami tentu akan menjaga dan merawat jembatan gantung itu agar berlangsung lama kekuatannya," kata Usup.

Penulis :
Ahmad Yusuf