
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan tujuan akhir pembangunan karena pemerintah mengarahkan keduanya untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Prabowo menyampaikan penegasan tersebut dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
"Bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita," ujar Presiden Prabowo.
Menurut Prabowo, tingginya pertumbuhan ekonomi dan nilai investasi tidak memberikan manfaat apabila hasilnya tidak dapat dinikmati masyarakat Indonesia.
Investasi Harus Menciptakan Lapangan Kerja
Prabowo mengatakan setiap investasi yang masuk ke Indonesia harus mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok ekonomi bawah.
"Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama yang paling bawah. Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin," ujarnya.
Pemerintah, menurut Prabowo, menjadikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sebagai orientasi dalam menjalankan setiap kebijakan pembangunan.
Presiden juga menekankan Indonesia sebagai negara besar dan anggota G20 tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi kelaparan.
"Kita tidak boleh meninggalkan mereka yang tidak berdaya, kita tidak boleh membiarkan kelaparan ada di bumi Indonesia. Republik Indonesia, anggota G20, tidak pantas masih ada rakyat yang lapar," ujarnya.
Sidang Tahunan Sambut HUT Ke-81 RI
MPR RI, DPR RI, dan DPD RI menggelar Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR-DPD RI dengan salah satu agenda berupa pidato Presiden Prabowo mengenai laporan kinerja lembaga-lembaga negara.
Presiden juga menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain penyampaian pidato, pemerintah menayangkan video mengenai capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan tersebut menjadi bagian dari agenda kenegaraan menjelang peringatan kemerdekaan dengan tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
- Penulis :
- Aditya Yohan



