
Pantau - Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali memberikan ruang bagi industri kecil dan menengah (IKM) lokal untuk bersaing dengan industri global melalui Sira Village Grand Outlet Bali di Denpasar, Bali.
Presiden Komisaris KEK Kura Kura Bali sekaligus Presiden Direktur Sira Village Grand Outlet Bali Tantowi Yahya mengatakan produk lokal yang ditampilkan menunjukkan kemampuan perajin Bali bersaing dari sisi kualitas.
"Kehadiran beragam produk kriya, busana lokal, sabun organik, hingga kerajinan perak membuktikan kualitas karya perajin Bali yang berdaya saing tinggi," kata Tantowi di Denpasar, Jumat (14/8/2026).
IKM yang mendapat kesempatan bergabung merupakan binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali yang telah melalui proses kurasi.
Sejumlah merek lokal yang hadir antara lain Sunaka Jewelry, Darmawan Silver, Kahyangan Jewelry, Ipong Design, Ipong Art, Basudewa, Kembang Sari Batik Painting, dan Phalam.
Produk Lokal Didekatkan Langsung kepada Wisatawan Mancanegara
Tantowi mengatakan kehadiran IKM di pusat perbelanjaan tersebut menjadi strategi untuk membawa produk lokal ke pasar internasional tanpa hanya mengandalkan pameran di luar negeri.
Menurut dia, wisatawan mancanegara dapat melihat dan membeli langsung produk lokal Bali melalui etalase kreatif yang tersedia di KEK Kura Kura Bali, Serangan.
"Ini kolaborasi, kami memberikan ruang bagi produk IKM Bali agar karya lokal kita yang karena keunikannya, karakternya yang khas, juga tentu kualitasnya, semakin dikenal dunia," ujar Tantowi.
Produk lokal tersebut juga dinilai dapat melengkapi pilihan bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbelanja autentik dengan sentuhan budaya Bali dan prinsip ramah lingkungan.
Integrasi IKM dalam kawasan ritel modern menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
"Sejak awal, kami ingin Sira Village bukan hanya sekadar tempat belanja, tetapi juga ruang tumbuh bersama bagi komunitas lokal, semoga terus bisa memberi dampak baik bagi masyarakat sekitar," kata Tantowi.
Pelaku IKM Merasakan Akses ke Pasar yang Lebih Luas
Supervisor E-commerce dan Exhibition Sunaka Jewelry I Komang Kartika mengatakan kesempatan bergabung di Sira Village membuka jalan bagi IKM yang selama ini kesulitan masuk ke pusat perbelanjaan besar.
"Ini bahkan kita tidak perlu mengajukan diri dulu, langsung diajak sama tim Sira Village, bagi IKM yang selama ini susah masuk mal-mal besar, ini kesempatan langsung buka jalan, sekaligus jadi cara kita membuktikan produk lokal tidak kalah sama brand-brand sekelasnya," ucap Kartika.
Kartika mengatakan kawasan tersebut ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada akhir pekan, dengan pengunjung mancanegara menjadi kelompok dominan.
"Paling ramai di akhir pekan, wisatawan lokalnya juga ada paling perbandingannya itu 60 persen wisatawan mancanegara, 40 persen wisatawan domestik. Jadi, memang kebanyakan orang-orang luar cari hadiah untuk yang memang tidak ada di negaranya," ujar Kartika.
Wisatawan asal Uni Emirat Arab Fabio Scala juga menilai produk lokal Bali menawarkan keunikan yang sulit ditemukan pada merek global.
"Ini adalah pusat perbelanjaan dengan kurasi terbaik yang pernah saya lihat di Bali, di dunia yang makin moderen dengan merek-merek yang sama di mana-mana, produk lokal di sini justru menawarkan sesuatu yang unik, buatan tangan, dan dikerjakan dengan detail kerajinan yang luar biasa, sangat impresif melihat bagaimana perhiasan, kain, hingga sabun alami lokal ditampilkan dengan sangat baik," ujar Fabio.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



