
Pantau - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menayangkan video Capaian Kepemimpinan Presiden RI 2026 yang menyoroti sejumlah program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebelum pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengajak peserta sidang menyaksikan video tersebut sebelum Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan.
"Saudara Presiden, Wakil Presiden dan sidang dewan yang kami muliakan, sebelum kita menyimak pidato kenegaraan Presiden RI, marilah kita menyaksikan penayangan video Capaian Kepemimpinan Presiden RI 2026," kata Sultan.
Video tersebut dibuka dengan testimoni pelajar penerima manfaat Sekolah Rakyat dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta petani yang menyampaikan kemudahan memperoleh pupuk, harga gabah yang terkendali, dan bantuan alat berat.
Swasembada Pangan hingga Biodiesel B50 Disorot
Tayangan kemudian memperlihatkan momen Prabowo mengucapkan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya," kata Prabowo dalam video tersebut.
Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas generasi muda melalui pemenuhan kebutuhan gizi dan pendidikan.
"Kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak rajin belajar," lanjut Presiden.
Dalam sektor pangan, Prabowo menempatkan swasembada sebagai salah satu unsur utama untuk mewujudkan kemandirian Indonesia.
"Bangsa Indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan di situ, elemen utamanya adalah swasembada pangan," kata Presiden Prabowo dalam video tersebut.
Pemerintah turut menampilkan pembangunan Proyek Strategis Nasional Abadi Masela yang dinilai memiliki arti penting bagi Indonesia.
"Proyek strategis nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting. Alhamdulillah, hari ini kita mulai pembangunan dan pembangunan harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," ujar Presiden.
Video tersebut juga menyoroti penerapan biodiesel B50 yang disebut sebagai bagian dari pemanfaatan sumber daya alam untuk kepentingan masyarakat.
"Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatory biodiesel B50. Ini bukan sekadar pencapaian teknologi, ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri," kata Presiden Prabowo.
Prabowo Soroti Pendidikan dan Danantara
Pada sektor pendidikan, Prabowo menyatakan pembangunan sarana pendidikan akan terus dilanjutkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
"Program ini ke depan terus dilanjutkan agar tercipta sarana pendidikan yang memadai sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Karena pendidikan merupakan bagian terpenting dalam kemajuan suatu bangsa," ujarnya.
Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mengamankan kekayaan negara.
"Sekarang kita buktikan kepada rakyat bahwa kita bertekad untuk mengamankan dan menyelamatkan kekayaan negara. Di mana pun itu berada," kata Presiden.
Pembentukan Danantara turut masuk dalam video capaian tersebut dengan Prabowo menyebutnya sebagai dana kedaulatan yang untuk pertama kalinya dimiliki Indonesia.
"Pertama kali dalam sejarah, kita punya dana kedaulatan ini, Danantara ini. Yang nilai asetnya bernilai lebih dari seribu miliar dolar. Yang selama ini sering tidak bisa kita pantau," ujar Presiden Prabowo.
Menutup tayangan, Prabowo menyatakan pemerintah masih menghadapi berbagai pekerjaan dalam mencapai cita-cita pembangunan nasional.
"Cita-cita kita lebih besar. Pekerjaan kita masih banyak. Perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi, kita sudah melihat apa yang kita kerjakan," tutur Presiden.
- Penulis :
- Aditya Yohan



