
Pantau - Presiden Prabowo Subianto mengatakan negara menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 96,8 juta warga Indonesia yang tergolong tidak mampu.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
"Negara juga telah menanggung penuh iuran jaminan kesehatan nasional bagi 96,8 juta warga Indonesia yang tidak mampu," kata Prabowo.
Program JKN menjadi bagian dari upaya negara untuk memastikan masyarakat kurang mampu tetap memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan.
Prabowo Sebut JKN Salah Satu yang Terbesar di Dunia
Prabowo menilai JKN merupakan salah satu sistem jaminan kesehatan dengan cakupan terbesar di dunia.
"JKN kita ini salah satu sistem jaminan kesehatan terbesar di dunia," ujarnya.
Menurut Prabowo, perlindungan kesehatan melalui JKN dilaksanakan beriringan dengan langkah pemerintah memperluas dan memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.
Penguatan fasilitas kesehatan terutama diarahkan ke wilayah yang masih membutuhkan peningkatan pelayanan, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Pemerintah Bangun dan Tingkatkan 66 RSUD
Prabowo mengatakan pemerintah telah membangun dan meningkatkan sebanyak 66 rumah sakit umum daerah (RSUD) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Dari total tersebut, sebanyak 20 RSUD baru telah selesai dibangun dan sudah beroperasi.
"Pemerataan pelayanan juga terus kita lakukan. Pemerintah telah membangun dan meningkatkan 66 rumah sakit umum daerah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Hari ini 20 rumah sakit umum daerah baru telah kita bangun sudah operasional," katanya.
Sidang Tahunan Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
MPR RI, DPR RI, dan DPD RI menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Salah satu agenda sidang tersebut adalah pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara.
Agenda lainnya adalah Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain penyampaian pidato, pemerintah juga dijadwalkan menayangkan video mengenai capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan tersebut merupakan bagian dari agenda kenegaraan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
- Penulis :
- Shila Glorya



