
Pantau - Puluhan penyandang disabilitas fisik di Denpasar, Bali, mengikuti berbagai lomba khas 17 Agustus untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus melatih ketahanan fisik dan kemampuan motorik pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kegiatan yang diadakan Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali tersebut diikuti penerima layanan gratis dari kalangan anak-anak hingga dewasa.
"Lomba ini juga bertujuan menjalin kebersamaan dan solidaritas," kata Koordinator Edukasi YPK Bali Ni Wayan Wulan Aprilianti.
Enam Lomba Latih Motorik dan Ketahanan Fisik
Para peserta mengikuti enam jenis perlombaan, yakni makan kerupuk, merangkak mengambil mainan donat, kelereng, memasukkan pensil ke dalam botol, estafet bendera, serta merangkak mengambil bendera.
Berbagai perlombaan itu tidak hanya digelar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga dirancang untuk melatih saraf motorik, fokus, koordinasi, dan ketahanan fisik peserta.
Para peserta terlihat antusias dengan mengenakan berbagai atribut khas 17 Agustus, mulai dari pita Merah Putih di kepala, busana bernuansa kemerdekaan, hingga membawa bendera Merah Putih.
Peserta juga mendapatkan hadiah berupa kebutuhan pokok dan sejumlah bingkisan ringan untuk menambah kemeriahan kegiatan.
Peserta Antusias Rayakan HUT ke-81 RI
Salah satu peserta berusia 15 tahun, Bagus Bhibil, mengaku baru pertama kali mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangka perayaan HUT RI.
"Lombanya seru. Semoga Indonesia makin maju dan tidak ada lagi korupsi," kata Bhibil.
Peserta lainnya, Bayu Dimas yang berusia 17 tahun, juga baru pertama kali mengikuti lomba HUT RI setelah sebelumnya hanya menjadi pendukung.
"Kerupuknya tidak habis, tadi main cepat-cepat tapi seru," kata Bayu.
YPK Bali tercatat memiliki 237 penerima layanan dengan program berupa fisioterapi, kelas edukasi informal, kelas tangan dan kaki, keterampilan melukis tiup, musik, hingga paduan suara.
Penerima layanan gratis di yayasan tersebut memiliki rentang usia mulai dari satu tahun hingga 65 tahun.
- Penulis :
- Aditya Yohan



