
Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengeruk Kali Pesanggrahan dan saluran mikro di sekitarnya melalui program "Merah Putihkan Jakarta" untuk mempercepat persiapan menghadapi musim hujan sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengerukan dan kerja bakti di Kali Pesanggrahan, Sabtu, 15 Agustus 2026, melibatkan sekitar 680 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur lainnya dengan mengenakan pakaian bernuansa merah putih.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan camat dan lurah telah diinstruksikan rutin memantau kondisi sungai serta saluran mikro selama musim kemarau.
"Kami menginstruksikan para camat dan lurah untuk terus melakukan pemantauan. Kami juga akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan proses pembersihan sungai dan saluran mikro berjalan konsisten selama musim kemarau," kata Syafrin.
Pengerukan Ditargetkan Mencapai 60.000 Meter Kubik
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Santo mengatakan pengerukan difokuskan di Kali Pesanggrahan pada segmen Kompleks IKPN hingga ke arah hilir sepanjang 1,4 kilometer.
"Jadi, kawasan RW 04 Kompleks IKPN selama ini dikenal sering mengalami genangan akibat penyempitan aliran dan pendangkalan sedimen lumpur yang parah," katanya.
Pengerukan telah berlangsung sejak April 2026 dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Maret 2027 dengan total volume pengerukan mencapai 60.000 meter kubik.
"Hingga saat ini, progres volume pengerukan telah mencapai 35,7 persen. Pengerukan dilakukan hingga kedalaman enam meter dari permukaan tanah untuk mengeruk sedimen lumpur serta sampah rumah tangga yang mengendap," jelasnya.
Sebanyak lima alat berat dan 10 truk pengangkut dikerahkan untuk mendukung pekerjaan tersebut.
Empat alat berat digunakan untuk mengeruk aliran sungai, sedangkan satu unit disiagakan di lokasi penampungan sementara kawasan Tanah Kusir atau area pemakaman terdekat.
Pemkot Perkuat Penanganan Banjir Lintas Wilayah
Pemkot Jakarta Selatan juga memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk menangani titik rawan dan menjaga kelancaran aliran air dari hulu hingga hilir.
"Selain penanganan teknis di lokasi, kami juga memperkuat koordinasi lintas wilayah perbatasan. Salah satunya, kolaborasi bersama Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk penanganan titik rawan, guna memastikan aliran air lancar dari hulu ke hilir tanpa hambatan," kata Santo.
Syafrin menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial HUT RI karena gerakan gotong royong membersihkan sungai dan saluran telah dimulai sejak pekan sebelumnya.
"Kegiatan ini juga disinergikan dengan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan. Yang diharapkan juga akan bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.
Pengerukan Kali Pesanggrahan menjadi bagian dari langkah pemerintah kota mengurangi risiko genangan dan banjir di kawasan Jakarta Selatan menjelang musim penghujan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



