
Pantau - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali memperbarui data perpajakan secara berkelanjutan bersama pemerintah daerah di Pulau Dewata untuk mengoptimalkan potensi penerimaan pajak pusat dan daerah.
Realisasi penerimaan pajak di Bali hingga Juni 2026 tercatat mencapai Rp8,46 triliun atau tumbuh 10 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebesar Rp7,69 triliun.
"Data merupakan fondasi penting dalam optimalisasi penerimaan pajak," kata Kepala Kanwil DJP Bali Darmawan di Denpasar, Bali, Sabtu (15/8/2026).
DJP dan Pemda Sisir Potensi Wajib Pajak
Darmawan menjelaskan pembaruan data diperlukan untuk membuat pemetaan potensi, pengawasan, dan pemeriksaan perpajakan menjadi lebih efektif.
Kerja sama DJP Bali dengan pemerintah daerah tidak hanya dilakukan melalui dokumen administrasi, tetapi juga diterapkan melalui pertukaran dan pemanfaatan data, pengawasan bersama, serta edukasi kepada wajib pajak.
Kolaborasi tersebut juga mencakup kegiatan canvassing atau penyisiran untuk menemukan potensi wajib pajak baru.
"Dengan bekerja sama di lapangan, kami dapat meningkatkan kepatuhan sekaligus memastikan penerimaan pajak dikelola optimal untuk pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Darmawan.
Salah satu kolaborasi dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui penyisiran potensi pajak yang melibatkan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gianyar.
Wakil Bupati Klungkung Tjok Gde Surya Putra menjelaskan penyisiran menyasar pelaku usaha, khususnya di kawasan tujuan wisata Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.
Dari 214 pelaku usaha yang disisir di Klungkung, sebanyak 113 atau sekitar 53 persen diketahui belum terdaftar.
Temuan tersebut menunjukkan masih terdapat potensi penerimaan pajak yang dapat dioptimalkan di wilayah Klungkung.
Penerimaan Pajak Bali Capai 34,8 Persen dari Target
DJP Bali mencatat penerimaan pajak sebesar Rp8,46 triliun hingga semester I 2026 baru mencapai 34,8 persen dari target sepanjang tahun sebesar Rp24,3 triliun.
Meski belum mencapai separuh target tahunan, realisasi penerimaan tersebut tumbuh 10 persen dibandingkan Rp7,69 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penerimaan pajak Bali hingga semester I 2026 tetap mencatat pertumbuhan positif di tengah situasi perekonomian global yang diwarnai gejolak akibat krisis geopolitik.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



