HOME  ⁄  Nasional

PMI Mengerahkan 35 Personel dan Tujuh Ambulans untuk Membantu Korban Gempa NTT

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

PMI Mengerahkan 35 Personel dan Tujuh Ambulans untuk Membantu Korban Gempa NTT
Foto: Sejumlah warga terdampak bencana gempa beristirahat di tenda pengungsian di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026).

Pantau - Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan sekitar 35 personel, tujuh kendaraan operasional, dan tujuh ambulans untuk membantu penanganan warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI Ridwan Sobri mengatakan pengerahan tersebut difokuskan pada asesmen kondisi masyarakat, evakuasi korban, pertolongan pertama, serta penyediaan tempat pengungsian.

"Di tahap awal ini kami fokus mobilisasi relawan untuk melakukan asesmen dan membantu proses evakuasi, pertolongan pertama bagi warga terdampak yang terluka, termasuk juga segera mendirikan tenda-tenda darurat agar masyarakat dapat segera mengungsi," kata Ridwan di Jakarta, Minggu.

PMI Memobilisasi Logistik dan Air Bersih

Personel PMI bersama unsur penanganan bencana lainnya melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi warga sekaligus mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak di wilayah terdampak.

Hasil asesmen awal menunjukkan masyarakat membutuhkan tenda, terpal, air bersih, makanan siap saji, obat-obatan, alat berat, dan genset.

PMI juga memobilisasi bantuan dari Gudang Sub Regional PMI NTT berupa 300 hygiene kit, 250 matras, 50 tikar, 135 terpal, dan 100 baby kit.

Di Kabupaten Sikka, PMI bersama pemerintah daerah mendirikan tenda pengungsian di Gelora Samador, Maumere.

PMI turut mendistribusikan 5.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan toilet portabel di lokasi pengungsian tersebut.

Di Kabupaten Ende, PMI bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan tenda darurat di depan RSUD Kabupaten Ende dan Kompleks Keuskupan Agung Ende.

PMI Imbau Warga Mengikuti Arahan Resmi

PMI terus berkoordinasi dan melakukan asesmen agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

Ridwan mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak memasuki bangunan yang rusak atau berpotensi roboh, serta mengikuti informasi dan arahan resmi petugas maupun pemerintah daerah.

Untuk mendukung operasi kemanusiaan, PMI membuka kesempatan bagi masyarakat menyalurkan donasi melalui lima rekening bank dan QRIS dengan informasi rekening tersedia melalui akun Instagram resmi @palangmerah_indonesia.

Masyarakat juga dapat memberikan bantuan berupa beras, bahan makanan, dan pakaian layak pakai untuk mendukung kebutuhan warga terdampak gempa.

Penulis :
Gerry Eka