HOME  ⁄  Nasional

Gagasan Prabowo soal PLTS Satu Megawatt per Desa Buka Peluang Besar Riset Kampus

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gagasan Prabowo soal PLTS Satu Megawatt per Desa Buka Peluang Besar Riset Kampus
Foto: Ilustrasi - Warga membersihkan panel surya PLTS Terpadu di Pulau Lebengki Kecil, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Kamis (28/5/2026).

Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyebut gagasan Presiden Prabowo Subianto membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di setiap desa membuka peluang besar bagi perguruan tinggi untuk memperkuat riset energi di berbagai daerah.

"Gagasan Presiden soal satu megawatt PLTS per desa membuka ruang besar bagi perguruan tinggi di daerah, dari studi kelayakan lokasi sampai pendampingan pengelolaannya," kata Brian di Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Brian menjelaskan keterlibatan perguruan tinggi dapat mencakup penelitian, pengembangan teknologi, studi kelayakan lokasi, hingga pendampingan pengelolaan PLTS di tingkat desa.

Kampus Berpeluang Kembangkan Teknologi PLTS

Menurut Brian, peluang penguatan riset terbuka lebar karena pembangunan PLTS dalam skala besar membutuhkan rantai pasok berbagai komponen energi surya.

"Program sebesar ini akan menyerap modul surya, inverter, dan baterai dalam jumlah sangat besar," ujarnya.

Kebutuhan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan teknologi dan komponen energi surya di dalam negeri.

"Di situlah riset silikon, sel surya, dan material energi di kampus-kampus kita menjadi penting," ucap Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Pemerintah sebelumnya menyatakan akan membangun PLTS berkapasitas 30 gigawatt (GW) dan menghentikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan total kapasitas 13 GW pada 2026.

Pemerintah Targetkan Kapasitas PLTS hingga 100 GW

Presiden Prabowo mengatakan Indonesia memiliki potensi energi surya yang besar karena memperoleh sinar matahari hampir sepanjang tahun sehingga dapat dimanfaatkan untuk penyediaan listrik, terutama di wilayah terpencil.

Pemanfaatan energi surya juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian energi nasional dengan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak pada pembangkit listrik.

Pemerintah menargetkan pembangunan PLTS dilakukan secara bertahap hingga mencapai kapasitas 100 GW.

"Idealnya, setiap desa bisa memiliki PLTS 1 Megawatt. Kalau desa itu mau siapkan lahan, kita bisa. Yakinkan bahwa mereka bisa dapat PLTS 1 MW 1 desa," ucap Presiden Prabowo saat menyampaikan Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan, Jumat (14/8/2026).

Penulis :
Gerry Eka