
Pantau - Kementerian Sosial menghadirkan Taman Anak Sejahtera (TAS) Wong Kito di Palembang, Sumatera Selatan, sebagai layanan pengasuhan gratis, profesional, inklusif, dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang orang tuanya bekerja.
TAS Wong Kito diluncurkan dan diresmikan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf di Sentra Budi Perkasa Palembang, Selasa (11/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian Gebyar Hari Anak Nasional 2026.
Sebanyak 140 anak PAUD dan TK turut hadir dalam kegiatan tersebut dengan berbagai penampilan, mulai dari Tari Gending Sriwijaya hingga pertunjukan karate dan tarian tradisional.
TAS Wong Kito Layani Anak Usia Tiga Bulan hingga Delapan Tahun
Fatma mengatakan TAS Wong Kito tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak bagi orang tua yang bekerja, tetapi juga memberikan pengasuhan dan pendidikan kepada anak.
“Ini bukan sekadar tempat penitipan saja, tetapi kita memberikan pengasuhan, pendidikan berkarakter, dan juga tentu saja dengan kasih sayang yang penuh untuk anak-anak kita,” kata Fatma dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (16/8/2026).
Layanan penitipan di TAS Wong Kito diberikan secara gratis kepada anak berusia tiga bulan hingga delapan tahun.
Saat ini tercatat 21 anak dititipkan oleh orang tua mereka di TAS Wong Kito selama bekerja.
Fatma menyebut keberadaan TAS merupakan salah satu bentuk kehadiran negara untuk membantu keluarga yang harus bekerja mencari nafkah.
“Mengingat banyak orang tua yang bekerja, mencari nafkah, mencari kebutuhan yang lain, maka negara hadir untuk membantu mereka dengan membuat sebuah wadah untuk anak-anak kita, namanya Taman Anak Sejahtera,” ucapnya.
Kemensos hingga kini membina 50 TAS yang tersebar di berbagai daerah, baik yang berada di sentra maupun lokasi lainnya.
Guru Diminta Utamakan Kasih Sayang, Karakter, dan Gizi Anak
Fatma meminta para petugas dan guru di TAS memberikan pengasuhan terbaik sekaligus membantu orang tua agar dapat bekerja dengan tenang.
“Titip pesan kepada para guru, tolong sayangi anak-anak kita yang sekolah di sini, tolong bantu orang tua agar mereka bisa bekerja dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter, kemandirian, serta pemenuhan kebutuhan gizi dalam proses pengasuhan anak.
“Berilah pendidikan yang memiliki karakter yang tinggi. Anak-anak harus diajari mandiri. Dan asupan gizinya juga harus diperhatikan. Anak-anak mudah-mudahan menjadi anak-anak yang sehat, ceria, bahagia. Dan kelak suatu saat insya Allah akan menjadi pemimpin masa depan,” sambung Fatma.
Bunda PAUD Kota Palembang Dewi Sastrani mengapresiasi Kemensos karena menghadirkan fasilitas pengasuhan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di Palembang.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI yang telah menghadirkan Taman Anak Sejahtera di Kota Palembang,” kata Dewi.
“Keberadaan TAS Wong Kito diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi anak-anak dan keluarga di Kota Palembang serta menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun generasi yang sehat, ceria, percaya diri, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
TAS Wong Kito juga dilengkapi berbagai fasilitas bermain dan belajar yang diarahkan untuk menumbuhkan kreativitas serta rasa percaya diri anak.
- Penulis :
- Gerry Eka



