HOME  ⁄  Nasional

Andre Rosiade Optimistis Ekonomi Tumbuh Pesat, Revitalisasi Sekolah dan Puskesmas Jadi Sorotan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Andre Rosiade Optimistis Ekonomi Tumbuh Pesat, Revitalisasi Sekolah dan Puskesmas Jadi Sorotan
Foto: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade usai mengikuti Sidang Tahun MPR RI, Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dan Rapat Paripurna DPR Tentang RAPBN T.A. 2027 di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Pantau - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade optimistis perekonomian Indonesia dapat tumbuh lebih pesat setelah Presiden Prabowo Subianto memaparkan kebijakan pemerintah, termasuk revitalisasi sekolah, puskesmas, serta pembangunan fasilitas kesehatan.

Andre menyampaikan pandangan tersebut setelah mengikuti Rapat Paripurna DPR tentang RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Andre, kebijakan yang disampaikan Presiden memberikan kepastian mengenai arah pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami di DPR semakin optimistis setelah mendengarkan pidato Presiden baik (yang disampaikan pada) pagi dan sore bahwa pemerintah mempunyai kebijakan yang jelas dan konkret bagaimana ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia jauh lebih baik dan insya Allah bisa mencapai target,” ujar Andre.

Revitalisasi Sekolah Jadi Program Prioritas

Andre menilai 10 program besar yang dipaparkan Presiden Prabowo merupakan langkah untuk menjawab berbagai kebutuhan mendasar masyarakat.

Salah satu program yang menjadi perhatiannya adalah revitalisasi sarana pendidikan, khususnya sekolah yang kondisi bangunannya sudah memprihatinkan.

“Banyak SD yang dibangun, sekolah-sekolah yang dibangun di zaman Pak Harto sekarang kondisinya memprihatinkan. Dan Presiden Prabowo akan melakukan revitalisasi, membangun kembali seluruh sekolah itu,” tegasnya.

Program tersebut diharapkan memperbaiki kondisi sarana pendidikan yang telah lama membutuhkan pembenahan menyeluruh.

Pemerintah Targetkan Revitalisasi 10.000 Puskesmas

Selain pendidikan, Andre menyoroti rencana pemerintah meningkatkan pemerataan fasilitas kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Pemerintah disebut akan merevitalisasi 10.000 puskesmas serta membangun ratusan rumah sakit dan laboratorium kesehatan masyarakat untuk memperluas akses pelayanan medis.

“Kita tidak bicara (pembangunan di) kota-kota besar ya, tapi di wilayah 3T dan wilayah-wilayah lainnya memang kesulitan mendapat akses kesehatan. Presiden membangun kembali, merevitalisasi 10.000 puskesmas dan juga membangun ratusan rumah sakit serta laboratorium kesehatan masyarakat. Menurut saya, yang dilakukan Presiden itu sesuai dengan harapan dan permintaan masyarakat,” pungkasnya.

Andre menilai pembangunan dan revitalisasi fasilitas pendidikan serta kesehatan tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung arah pembangunan nasional.

Penulis :
Gerry Eka