
Pantau - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyebut persatuan dan kesatuan menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen dalam momentum peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia di Bengkulu, Senin (17/8/2026).
Helmi menilai perbedaan agama, suku, dan latar belakang tidak boleh menjadi penghalang masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia.
"Perbedaan-perbedaan itu tidak boleh menjadikan kita tidak bisa bersatu untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Modal Indonesia untuk menjadi negara dengan angka pertumbuhan delapan persen itu adalah persatuan-kesatuan," kata Helmi.
Sumber Daya Alam Jadi Modal Indonesia
Helmi mengatakan Indonesia memiliki modal besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen, termasuk kekayaan sumber daya alam dan kondisi iklim yang mendukung.
"Kalau bicara sumber daya alam, Indonesia terbaik diberikan Tuhan. Kalau bicara tentang iklim, iklim terbaik itu ada di Indonesia, sehingga syarat untuk sampai kepada angka pertumbuhan delapan persen itu adalah persatuan dan kesatuan," kata dia.
Menurut Helmi, keberagaman yang dimiliki Indonesia harus menjadi kekuatan yang membuat bangsa semakin kaya dan berkembang.
Ia menegaskan persatuan perlu terus diperkuat agar berbagai potensi yang dimiliki Indonesia dapat dimanfaatkan untuk pembangunan.
Pemprov Bengkulu Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
Helmi mengatakan semangat persatuan juga harus diwujudkan melalui pembangunan di daerah yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu masih memfokuskan penggunaan anggaran pada kebutuhan masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur.
Helmi menegaskan momentum HUT Ke-81 RI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga harus mendorong persatuan dan pembangunan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat HUT Republik Indonesia kepada seluruh rakyat serta mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan bangsa.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



